Hindari Overhype, Bima Sakti Minta Seleksi Timnas Indonesia U-17 Tak Berlebihan Disorot Media

Pelatih Bima Sakti sudah memulai latihan perdana timnas U-17 Indonesia jelang Piala Dunia U-17 2023. (FOTO: PSSI)
JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti meminta media tidak terlalu fokus kepada timnas jelang Piala Dunia U-17 2023. Menurutnya, hal itu tidak baik untuk mental para pemain.
Persiapan Piala Dunia U-17 2023 digencarkan. Seleksi timnas U-17 Indonesia digelar di 12 kota.
Seleksi akan berlangsung hingga akhir Juli 2023. Akhir pekan ini, seleksi timnas U-17 Indonesia digelar di Lapangan Purnama, Gianyar, yang merupakan Training Center (TC) milik raksasa Liga 1, Bali United.
Sementara itu, Bima Sakti menggelar seleksi di Jakarta yang diikuti 34 pemain sejak Senin (7/10/2023) lalu. Pada Sabtu (15/07/2023) pagi WIB, para peserta seleksi menjalani sesi permainan internal.
Bima Sakti kemudian meminta awak media tidak terlalu fokus pada seleksi. Karena dianggap tidak baik untuk mental gamer.
“Saya bisa minta maaf ya. Tapi saya mengharapkan kerja sama para jurnalis. Saya menjaga mereka, saya melindungi mereka (para pemain) karena kami adalah inside game”, kata Bima Sakti kepada tim media di Camp A, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/15).7/2023).
Bima Sakti tidak ingin masyarakat melebih-lebihkan bakat anak angkatnya. Legenda timnas Indonesia itu tak ingin gambaran skill para pemainnya tiba-tiba muncul di dunia maya.
“Supaya tidak terlalu banyak liputan yang (menyoroti) semua pertandingan, kami berharap tidak ada video di Youtube yang menganggap Iqbal, misalnya Materazzi dari Indonesia,” kata Bima Sakti.
“Ini agar pemain juga lebih konsentrasi dan tidak berlebihan, itu harapan kami. Karena kami juga tidak punya apa-apa”, tutupnya.
Editor : Muhammad Pratama Supriyadillah
Ikuti berita Sportsstars di berita Google


