Pemerintah Kirim 200 Kursi Roda Buat Puncak Haji

Merah Putih. dengan – Pemerintah mendatangkan hingga 200 kursi roda untuk digunakan pada puncak ibadah haji.

Ketentuan ini sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji, sejalan dengan tema ibadah haji tahun ini “Ramah Usia”.

Baca juga:

Peziarah membawa dua koper penuh rokok

“Kami sudah kirim 200 kursi roda tambahan dari Indonesia, Alhamdulillah sampai puncak haji (ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina pada 8-13 Dzulhijjah),” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag (Kemenag ) Hilman Latief, di Madinah, Minggu (18/6).

Ia mengatakan, kursi roda digunakan untuk mengangkut jemaah haji yang menurut kondisi kesehatannya masih memungkinkan kesehatannya untuk mengikuti ibadah haji.

“Tapi Anda harus memperhatikan membawa dan melacak kursi roda, lalu memasukkannya ke sana, dan bagaimana lokasinya,” kata Hilman.

Diakuinya, penambahan kursi roda juga meningkatkan kewaspadaan dan tenaga petugas karena, khususnya di Mina, dibutuhkan perhatian khusus saat jemaah haji melakukan lempar jumrah.

“Membawa jemaah dengan kursi roda lalu kembali, ada syarat teknisnya, menghabiskan tenaga karena jarak yang ditempuh,” ujarnya.

Baca juga:  Cak Imin Tegaskan Kursi Menpora Jatah Golkar

Bantuan kursi roda datang dari Bank Syariah Indonesia (BSI) sebanyak 100 kursi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebanyak 100 unit.

Perhatian jemaah terus ditingkatkan karena tahun ini keadaan Mina dalam kondisi normal dengan kepadatan 0,9 m2.

Ada sembilan maktab jamaah haji Indonesia yang akan ditempatkan di Mina Jadid (jarak pulang pergi sekitar 10 kilometer untuk rajam).

Pada puncak ibadah haji, jemaah Indonesia dapat menjaga kesehatannya, karena setiap tahun angka kematian meningkat setelah pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Baca juga:

Jamaah Haji Indonesia Akan Menempati 70 Maktab di Arafah



Source link