Gadget  

Nothing Phone (2) Siap Meluncur dengan Chipset Snapdragon 8 Series Kelas Flagship

Barcelona, ​​Gizmologi – Vendor smartphone baru yang mulai menginjakkan kaki di Indonesia tahun lalu, nihil, baru saja membuat pengumuman menarik di Mobile World Congress 2023 kemarin. Berkolaborasi dengan Qualcomm sebagai mitra resmi, telah diumumkan bahwa Nothing Phone (2) akan hadir dengan peningkatan performa yang sangat besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Ya, sobat Gizmo bisa menemukan produk Nothing di Indonesia, selain smartphone. Produk pertama Nothing sendiri berupa headset TWS, yaitu Nothing ear(1) yang sudah direview oleh tim Gizmology sejak tahun lalu. Lalu, varian selanjutnya, Nothing ear (Stick) juga akhirnya hadir dengan banderol harga yang lebih terjangkau. Sayangnya, smartphone tersebut tidak pernah hadir secara resmi.

Hal ini bisa terjadi karena Nothing Phone(1) harus melewati tahapan TKDN dan sebagai brand baru hal ini cukup sulit. Kecuali itu datang dengan jumlah smartphone yang lebih besar seperti OPPO dan Vivo. Selain itu, Nothing Phone (2) baru akan hadir sebagai smartphone kedua.

Baca juga: Nothing Ear Stick, TWS exclusive punya kemasan mirip lipstik

Tidak ada Spesifikasi ponsel (2) yang dibocorkan oleh Carl Pei

Carl Pei & Christiano Amon - Telepon Tidak Ada (2)
Carl Pei, co-founder dari Nothing berpose dengan Christiano Amon, CEO Qualcomm saat ia mengumumkan chipset Nothing Phone (2) di MWC 2023.

Informasi mengenai kehadiran Nothing Phone (2) secara resmi diumumkan oleh sang CEO, Carl Pei, yang tergabung dalam brand OnePlus. Diumumkan langsung dari MWC 2023, dia dan eksekutif Qualcomm, secara langsung mengumumkan bahwa Nothing Phone (2) akan membawa peningkatan performa yang sangat signifikan, melalui rangkaian chipset yang jauh lebih unggul.

Baca juga:  Fitur Sleep Monitoring Galaxy Watch 6 Series , Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur dengan Mudah

Pengumuman chipset atau prosesor Nothing Phone(2) terbilang unik – alih-alih menyebutkannya secara eksplisit, pengumuman tersebut hanya menyebutkan apakah chip Snapdragon Seri 8 akan digunakan. Beberapa asumsi pun muncul dari pernyataan tersebut, yakni Snapdragon 8+ Gen 1 yang kemungkinan akan digunakan, bukan Snapdragon 8 Gen 2.

Seperti yang kita ketahui, Nothing Phone (1) muncul sebagai smartphone kelas menengah yang menggunakan chip Snapdragon 778G+. Ketika seri mid-range lainnya mulai bermunculan dengan chip yang lebih baru, Tidak ada yang mengira chip ini memberikan perpaduan yang tepat antara kinerja dan konsumsi daya. Snapdragon 8+ Gen 1 sendiri juga merupakan penyempurnaan dari varian non-“+”, didesain lebih hemat energi dan lebih keren.

Maka jangan heran jika nantinya Nothing Phone (2) justru hadir dengan chip Snapdragon 8+ Gen 1, sama seperti realme GT3 yang juga meluncur di MWC 2023 dengan chip yang sama. Sejauh ini, hanya informasi terkait chipset yang telah dirilis. Tanggal rilis untuk desain Nothing Phone (2) belum diumumkan. Mari kita berharap untuk itu dalam beberapa minggu mendatang.

Baca juga:  Unboxing Redmi 12C, Jawara Sejutaan Terbaru yang Siap Rilis 9 Maret

Harga telepon apa-apa (1) turun

Tidak Ada Telepon 1

Sebelum hadirnya Nothing Phone (2), Phone (1) sendiri sempat mengalami penurunan harga, setidaknya di beberapa negara seperti India. Jika sebelumnya harganya sekitar Rp 6 jutaan, kini harga Nothing Phone (1) turun. Jika Anda cek langsung di situs e-commerce Flipkart, harganya mulai dari INR 29.999 atau dikenal dengan Rp. 5,5 juta untuk varian memori 128 GB.

Sedangkan varian 256GB hanya memiliki selisih sebesar INR1000 alias Rp 5,8 jutaan. Harganya kurang lebih sama dengan Samsung Galaxy A53 yang notabene bisa dibilang setingkat. Namun jika dipantau di situs e-commerce lokal seperti Tokopedia, masih banyak penjual unit tidak resmi yang mematok harga sekitar Rp9 jutaan untuk varian termurahnya.

FYI, India adalah pasar penting bagi Nothing. Saat Phone (1) pertama kali dijual, smartphone berhasil terjual lebih dari 100.000 unit setelah empat bulan penjualan. Bahkan menjadi salah satu smartphone terlaris di Flipkart untuk segmen harga Rp 5 jutaan ke atas.