Komitmen Bridgestone Mendukung Industri Otomotif Nasional

KabarOto.com – Bridgestone Indonesia berkomitmen mendukung industri otomotif dalam negeri, menjadi satu-satunya merek ban yang mendukung pameran otomotif International Motor Show (IIMS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 16-26 Februari 2023. Berlokasi di lobby kendaraan penumpang , kehadiran mereka menarik banyak perhatian pengunjung.

Ban yang dipajang memiliki kualitas yang baik, sudah banyak yang melihat dan langsung membeli produk Jepang tersebut. Bridgestone memudahkan pengunjung untuk mendapatkan informasi ban yang lengkap dengan melampirkan resource QR Code pada setiap ban yang dapat diakses melalui smartphone. Setelah diarahkan ke situs resmi Bridgestone Indonesia.

Baca juga: Wujudkan Komitmen E8, Bridgestone Kembangkan Ban Ramah Lingkungan Ecopia

Mereka dapat mengetahui informasi ukuran ban yang tepat untuk kendaraan Anda. Visi Bridgestone adalah berkontribusi kepada masyarakat dan negara dengan menghadirkan produk yang benar secara ekologis untuk mengurangi emisi karbon dan melestarikan lingkungan.

Booth Bridgestone di IIMS 2023 (Foto: KabarOto)

Bridgestone juga berkomitmen untuk terus mendukung industri otomotif dalam negeri, salah satunya dengan mengikuti pameran otomotif, salah satunya IIMS.

“Dukungan kami terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia tidak hanya dilakukan sebagai official ban partner IIMS 2023, namun juga melalui berbagai kegiatan lainnya. Dukungan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan,” jelas Mukiat Sutikno, CEO Bridgestone Indonesia, di booth Bridgestone, IIMS 2023.

Baca juga:  Mulai Rp20 Juta, Tomara Tambah Daftar Kendaraan Listrik Komersial Nasional

Bridgestone juga merupakan ban yang digunakan oleh pabrikan mobil (OEM), karena kualitasnya yang bagus, dibuat dengan bahan yang ramah lingkungan, namun awet saat digunakan.

Bridgestone menghadirkan ban untuk SUV, seperti Dueler M/T 674, Dueler A/T 697, Dueler H/T 684. Juga menghadirkan eco-tyres, Ecopia EP150, serta Potenza S007A, Turanza T005A dan Techno sport, Turanza T005A , dan tekno olahraga.

Pengembangan produk mengacu pada 3 faktor

Dalam setiap pengembangan produk, Bridgesrone selalu mengacu pada tiga faktor yaitu Environment, Safety atau Keselamatan Berkendara dan Satisfaction atau Kepuasan Pelanggan. Dari sisi lingkungan, pengembangan ban dengan teknologi Low Rolling Resistance (LRR) oleh Bridgestone merupakan salah satu solusi untuk membantu mengurangi emisi karbon kendaraan melalui efisiensi bahan bakar.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar pada kendaraan, pertama hambatan udara pada kendaraan, kemudian hambatan percepatan kendaraan dan tahanan gelinding atau rolling resistance.

“Faktor rolling resistance pada konsumsi bahan bakar kendaraan cukup besar, yakni sebesar 23%,” jelas Fisa Rizqiano, Head of Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia.

Baca juga:  Kemenperin: pengendalian impor lindungi industri juga IKM dalam negeri

Menurutnya, jika faktor rolling resistance kendaraan bisa dikurangi, otomatis konsumsi bahan bakar akan lebih irit.

Lebih lanjut, dalam hal keselamatan berkendara, bagi Bridgestone, keselamatan selalu menjadi prioritas. Untuk itu, Bridgestone mendesain produk bannya agar selalu tampil maksimal di berbagai situasi.

Baik itu performa di jalan basah baik dari segi pengereman maupun handling, performa di segala kondisi pengereman dan juga saat ban mengalami ban kempes melalui teknologi run flat tyre.

Untuk sisi kepuasan, ban Bridgestone dirancang untuk memberikan rasa berkendara terbaik bagi pengemudi yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari kendaraan berperforma tinggi mereka. Ban Bridgestone dirancang untuk memberikan penanganan yang presisi dan kontrol yang maksimal.

Bridgestone Indonesia juga berfokus untuk mewujudkan Komitmen E8, sebagai langkah untuk lebih mempercepat evolusi program keberlanjutan berdasarkan energi, efisiensi, ekologi, keberadaan, ekonomi, emosi, kenyamanan, dan pemberdayaan.

Baca juga: Bridgestone membocorkan tiga faktor dalam setiap pengembangan produknya

Implementasinya melibatkan pengembangan produk ramah lingkungan yaitu ban Ecopia. Dikembangkan secara khusus dengan tahanan gelinding rendah (LRR), menghasilkan karet bundar dengan tahanan gelinding rendah.

Rolling resistance rendah, dirancang untuk mengurangi kehilangan energi saat ban berputar, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan dan mengurangi emisi karbon.

Baca juga:  Wahana Honda Gelar Servis Gratis Motor Wartawan di Hari Pers Nasional

Tantangan pengembangannya adalah bagaimana kualitas, ketahanan dan keamanannya sama, namun lebih ringan. Merek ban asal Jepang ini juga sedang mengembangkan ban untuk kendaraan listrik, dan saat ini mobil listrik yang diproduksi di Eropa sudah menggunakannya. Memanfaatkan teknologi Enliten, membuatnya lebih ringan dari ban biasa, mampu menghasilkan rolling resistance yang rendah.

Dalam pengembangannya, Bridgestone berkomitmen terhadap kualitas, daya tahan dan keamanan, sehingga ban Enliten menjadi pilihan terbaik untuk kendaraan listrik masa depan Selain menghadirkan produk berkualitas, Bridgestone juga mengembangkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Mereka menjalankan program pengelolaan berbasis pemberdayaan masyarakat untuk produksi ban sisa, atau ban bekas, seperti proyek sosotan, serta aksi konservasi mangrove dan pemberdayaan masyarakat, pembinaan produk makanan olahan di sekitar Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Bridgestone hadir di IIMS 2023, umumkan teknologi ban bernama Enliten

Landasan program keberlanjutan Bridgstone pada dasarnya mengacu pada strategi lima pilar, yaitu netral karbon, ekonomi sirkular, solusi dan inovasi produk, pemberdayaan masyarakat, serta pola pikir dan budaya berkelanjutan.