7 Pembalap MotoGP yang Meninggal Dunia di Lintasan, Nomor 1 Dianggap Calon Penerus Valentino Rossi

ACARA PPembalap MotoGP yang sekarat di lintasan cukup sering terjadi di ajang balap motor ini. Kecelakaan merupakan resiko terbesar yang bisa menimpa seorang pilot kapanpun dan dimanapun.

Ini biasanya terjadi karena kecelakaan tunggal, di mana pengendara sepeda motor tidak dapat mengendalikan pengendaraannya. Tidak jarang, ketika seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal, terjadilah tragedi bagi pengendara sepeda motor lain yang tidak menghindari kejadian tersebut sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun.

Berikut daftar pebalap MotoGP yang meninggal di lintasan yang kami rangkum untuk para pembaca setia sportsstar.id

7. Michele Frutsch
Pembalap yang lahir pada 6 Januari 1953 di Jenewa ini adalah seorang pembalap Grand Prix. Prestasi terbaiknya datang di Kejuaraan Dunia 350cc pada tahun 1979 di mana ia berhasil menempati posisi kelima saat itu.

Hingga akhirnya pada 3 April 1983, Michele harus meninggal dunia saat berlaga di balapan Grand Prix 500cc di Le Mans, Prancis. Dia meninggal pada usia 30 tahun.

6.Ivan Palazzese
Pembalap Venezuela kelahiran Italia ini berlaga di Grand Prix 1977-1999. Pada usia 15 tahun, ia menjadi pebalap termuda yang pernah naik podium, di Grand Prix Venezuela di kelas 125cc.

Baca juga:  Jangankan Arkhamverse, satu-satunya game Batman yang bagus adalah Assassin's Creed 2

Insiden fatal itu terjadi saat Grand Prix Jerman di Hockenheimring, tepatnya pada 28 Mei 1989. Saat itu, dia bertabrakan dengan Preining, yang menyebabkan Ivan menderita luka parah di dada yang berujung kematiannya pada usia 27 tahun. .

5.Shoya Tomizawa
Pembalap asal Jepang ini lahir pada 10 Desember 1990. Kariernya sangat sukses saat berlaga di All Japan Road Race Championship.

Kemudian Shoya beralih ke MotoGP dan berada di kelas 250cc. Di sinilah musibah menimpa Shoya, tepatnya pada 5 September 2010. Saat itu, ia tampil di putaran ke-11 Kejuaraan Dunia Moto2 perdana yang bertempat di Grand Prix San Marino, Sirkuit Misano. Pada lap 12, dia menabrak Curvone, yang merupakan tikungan kanan yang cepat.

Setelah itu, dari belakang, motor Scott Redding dan Alex de Angelis akhirnya menghantam tubuh Shoya. Dia dirawat tetapi tidak bisa diselamatkan.