7.000 kendaraan mudik melewati tol, melawan arus akan membuka 3 jalur

KabarOto.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi counterflow untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di jalan tol dan menghindari kemacetan pada puncak arus balik dan arus balik Idul Fitri 1444 H.

Bahkan, Korlantas bekerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) menyiapkan meteran di setiap gerbang tol. Nantinya, meteran tersebut akan membantu petugas lapangan menerapkan strategi manajemen lalu lintas di jalan utara, tengah, dan selatan; untuk akumulasi diukur dari gerbang tol.

Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2023, Ini Daftar Tarif Tol Trans Sumatera

Jika visualisasi atau jumlah kendaraan di jalan tol melebihi 5.500 kendaraan, akan diterapkan arus balik satu lajur.

“Jadi kalau sudah melebihi 6.000 kendaraan, dua lajur akan diimbangi, kalau sudah 7.000 ke atas, akan diimbangi tiga lajur,” kata Kadivhumas Polri, Irjen Sandi Nugroho.

Ilustrasi (Jasa Marga)

Jika masih terjadi penumpukan kendaraan, petugas di lapangan siap melakukan pekerjaan rekayasa lalu lintas lebih lanjut.

Sandi menegaskan, pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan tidak hanya dilakukan di jalan tol, tapi juga dibarengi dengan pengaturan di jalan arteri lainnya.

Baca Juga: Mulai Beroperasi Penuh Per Hari Ini, Berikut Tarif Tol Becakayu Lengkap

“Karena ini juga bertemu jalur padat seperti kejadian Brexit (Brebes Exit) sebelumnya. Kami mengantisipasi hal ini tidak akan terjadi lagi,” terangnya.

Baca juga:  Jangan Remehkan Diri, Kenali Kelas Kendaraan di Jalan Tol Agar Arus Balik Lebaran 2023 Tetap Nyaman