Air Conditioning (AC) merupakan fitur yang paling penting dan wajib untuk mobil-mobil terbaru. Hanya saja, fitur ini perlu perhatian dan perawatan ekstra. Karena terkadang AC di dalam mobil tidak membeku dan angin hanya berhembus.
Tentunya jika AC tidak dingin, kenyamanan berkendara akan terganggu. Suasana menjadi mencekik, apalagi kondisi lalu lintas macet yang tidak memungkinkan untuk membuka kaca depan.
Nah, OLXers mungkin bertanya-tanya: kenapa AC mobil tidak dingin, hanya angin yang bertiup? Faktor dapat bervariasi. Oleh karena itu, OLX merangkum 10 alasan mengapa AC mobil tidak membeku. Lihat info lebih lanjut!
1. AC mobil tertutup debu dan kotoran
Jika Anda cenderung menyalakan AC secara terus menerus, partikel debu dan kotoran menumpuk dan dapat menghalangi ventilasi udara AC. Kotoran ini dapat menyumbat ventilasi udara dan tentunya mengganggu pendinginan AC mobil.
Untuk mengatasinya, disarankan untuk melakukan service komponen AC mobil minimal 5 sampai 6 bulan sekali. Rutinitas ini tidak hanya mendinginkan AC mobil Anda, tetapi juga mencegah masuknya partikel debu dan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur ke dalam mobil Anda.
2. Ada masalah kelistrikan di dalam mobil
Korsleting pada unit listrik adalah alasan lain mengapa AC tidak cukup dingin. Ini cukup umum di banyak mobil.
Apalagi jika Anda sering berkendara di daerah dengan iklim panas. Kabel listrik cepat panas dan menyebabkan korsleting pada kabel internal.
Anda bisa memperbaikinya sendiri dengan mencoba mencari lokasi kabel yang korsleting. Atau jika tidak ingin repot, lebih disarankan menitipkan mobil ke tangan ahlinya. Karena masalah kelistrikan pada mobil merupakan bagian yang rumit.

3. Kebocoran / Pengurangan Cairan Freon
Kebocoran cairan freon bisa menjadi penyebab utama AC mobil tidak dingin. Masalah ini biasanya terjadi ketika mobil Anda mengalami kecelakaan atau benturan yang merusak bagian-bagian mobil.
Selang AC bisa bocor dari sambungannya dan seringkali cukup sulit menemukan letak kebocorannya. Jika ada noda berminyak yang berserakan di sekitar selang, area tersebut adalah titik kebocoran freon.
Jika hal ini terjadi, cara agar udara kembali sejuk adalah dengan membawa mobil ke spesialis AC atau bengkel resmi mobil. Hal ini dikarenakan penanganan AC cukup rumit dan membutuhkan alat dan pengetahuan khusus.
Baca juga: 9 Penyebab AC Mobil Panas dan Bau
4. AC mobil tidak dingin karena kondensor rusak.
Kondensor adalah bagian penting dari sistem pendingin kabin mobil Anda. Kondensor adalah komponen khusus yang menjaga agar jet AC tetap dingin dan kemudian mengalir melalui blower, mengubah udara panas menjadi udara dingin.
Jika kondensor AC di dalam mobil terlalu kotor atau rusak, maka AC tidak akan bisa bekerja dengan maksimal. Karena komponen ini penting sebagai bagian yang membuang panas. Agar AC di dalam mobil tidak menjadi dingin.
Ciri umum yang terjadi saat kondensor AC rusak adalah rembesan oli ke bagian kondensor. Tepatnya di depan radiator. Selain itu, masalah ini juga bisa langsung dirasakan jika AC mobil tidak dingin saat mobil dalam keadaan diam.
Jika masalah ini terjadi, solusi terbaiknya adalah dengan membawa mobil ke bengkel terpercaya.
5. Masalah pada kompresor menyebabkan AC mobil tidak dingin
Kompresor merupakan salah satu komponen terpenting pada AC otomotif. Kompresor adalah penyalur energi utama yang menghidupkan AC. Cara kerja kompresor bermula dari gerak mesin mobil.
Kompresor yang bermasalah seringkali ditandai dengan suara yang berisik, terutama saat AC dihidupkan. Bunyi ini terjadi karena pelumas berkurang atau kotor sehingga menimbulkan gesekan yang kasar dan bising.
Selain itu AC mobil tidak beku, bisa juga karena kompresor tidak nyala. Ini karena ada kerusakan pada kopling magnet.
Untuk mengatasi kerusakan tersebut, disarankan untuk membawa mobil ke bengkel terdekat, karena bagian ini cukup sulit untuk diperbaiki.
6. Sekering AC terputus
Sekering yang putus adalah alasan lain mengapa AC mobil Anda tidak dingin. Jika ini terjadi, sekring harus segera diganti. Itu karena dapat menyebabkan masalah kompresor yang serius. Selain itu, AC akan menyebarkan udara panas di dalam kabin mobil.
Mengganti sekering AC di kotak sirkuit tidaklah sulit. Jika Anda memiliki pengalaman atau mengetahui beberapa komponen dasar mobil, Anda dapat menggantinya sendiri. Namun sekali lagi, jika Anda tidak yakin, tidak ada salahnya mobil Anda diperbaiki oleh ahlinya.
Baca juga: 5 komponen dudukan mobil AC untuk membuat Anda tetap sejuk
7. Kipas AC rusak
Kipas angin yang rusak merupakan salah satu penyebab AC mobil kurang dingin. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa kondisi ventilasi blower setiap 6 hingga 8 bulan sekali.
Untuk mengecek kondisi kipas AC rusak atau tidak, caranya cukup mudah. Arahkan telapak tangan Anda di depan bukaan kipas AC di dalam mobil. Kemudian nyalakan AC dan rasakan kecepatan aliran udara yang berhembus di telapak tangan Anda.
Jika aliran udara cukup kuat, kondisinya bagus. Namun, jika terasa hilang dan tampak macet, mungkin ada masalah dengan komponen tersebut.
8. Ada Kerusakan pada Fan Belt
Fan belt adalah bagian terpenting yang menggerakkan mobil. Komponen ini berfungsi untuk menggerakkan dan menghubungkan setiap komponen pada mobil saat mesin dinyalakan.
Fan belt merupakan bagian mobil yang wajib diganti bila sudah tua dan rusak. Ciri-ciri fan belt yang rusak adalah: jika disentuh terasa tipis, mulai lepas, retak di beberapa tempat, dan juga terasa rapuh.
Jika tali kipas Anda mulai menunjukkan ciri-ciri tersebut, segera ganti untuk mencegah tali kipas rusak di jalan. Jika tali kipas dilepas, AC juga tidak akan berfungsi.
Minggu Sabuk kompresor mencegah mobil Anda untuk dihidupkan. Sabuk kompresor biasanya menggerakkan fungsi daya dan energi di kendaraan Anda. Saat tidak berfungsi, Air Conditioner tidak berfungsi seperti yang diharapkan.

9. Filter udara kabin tersumbat
Ini bisa menjadi salah satu masalah umum jika AC tidak cukup dingin. Filter kabin merupakan salah satu bagian penting. Filter kabin berfungsi untuk menyaring udara sehingga terpisah dari kotoran yang ingin dihisap oleh blower ke dalam evaporator.
Untuk masalah ini cukup mudah untuk dilakukan pengecekan. Cukup buka dudukan dasbor dan lepaskan filter kabin. Jika kotor, bisa dipastikan kotoran tersebut menghalangi aliran udara di dalam kabin.
Jika ini tidak memungkinkan, maka Anda harus membeli filter kabin baru dan menggantinya sendiri. Maka aliran udara akan terlihat jauh lebih bersih dan sejuk tentunya.
Baca juga: 11 Alasan Kenapa AC Mobil Juga Perlu Servis Rutin
10. Faktor motor terlalu panas/overheat
Selain faktor kerusakan AC itu sendiri, mesin mobil yang sangat panas akan menyebabkan kipas radiator tidak berfungsi.
Akibatnya, kondensor tidak akan mendinginkan kendaraan secara maksimal dan efisiensi maksimum cairan pendingin justru akan meniupkan udara panas ke dalam mobil. Akibatnya, AC tidak mampu mendinginkan kabin.
Jika hal ini terjadi, solusinya adalah menghentikan kendaraan beberapa saat hingga suhu mesin stabil. Jika masalah tetap ada, ada baiknya Anda mengunjungi bengkel terdekat untuk mengetahui apakah ada masalah khusus pada mobil tersebut.
11. Termistor AC / sensor suhu Evaporator rusak
Termistor ini adalah kependekan dari resistor terminal. Fungsi utama thermistor ini adalah untuk mengukur temperatur yang diberikan oleh kompresor.
Bayangkan sistem AC tanpa thermistor, hal ini akan menyebabkan evaporator membeku karena suhu yang dikeluarkan oleh kompresor tidak diatur dengan baik.
12. Masalah dengan kipas ekstra
Jadi jika AC mobil Anda terasa panas di siang hari, biasanya karena extra fan tidak berputar maksimal. Perputaran kipas ekstra lemah ini membuat proses kondensasi di kondensor menjadi kurang optimal.
Jika extra fan bermasalah maka akan menyebabkan tekanan pada freon semakin tinggi, sebaliknya jika dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan freon semakin menipis karena lama kelamaan akan terbuang melalui pipa atau selang. segel sambungan yang tidak cukup kuat untuk menahan tekanan freon. Nah, ketika itu terjadi, sebaiknya segera ganti kipas tambahan tersebut dengan yang baru.
Jangan lupa juga untuk mengecek kondisi freon yang mungkin bocor ke dalam sistem AC karena memungkinkan kerusakan extra fan yang menjalar sehingga tekanan menjadi superheated dan membuat komponen AC bocor.
13. Evaporator kotor
AC mobil kurang dingin di siang hari karena evaporator terlalu kotor. Kondisi ini dapat dirasakan melalui angin sepoi-sepoi dari AC, meski sudah disetel maksimal.
Anda juga bisa melihat kondisi filter AC yang banyak kotoran yang menempel. Nah, kotornya evaporator juga bisa dilihat dari selang gas bertekanan rendah.
Jika selang gas tekanan rendah mengembun saat AC dihidupkan, tetapi kabin tidak dingin, ini merupakan indikasi bahwa evaporator harus segera dibersihkan.
Baca juga: Inilah bahaya jika Freon AC mobil bocor dan terhirup
14. Bukaan bagian tengah terlalu lebar
Celah yang terlalu lebar pada bagian tengah dapat disebabkan karena magnet tidak mampu menarik bagian tengah. Umumnya, energi magnet tidak akan bekerja secara optimal dan juga akan terjadi overheating.
Overheating yang terjadi dapat disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena drive belt yang rusak atau mesin AC yang terlalu lama beroperasi.
15. Kopling magnet kompresor AC rusak
Kopling magnet ini diposisikan di dalam kompresor. Sebagian besar cengkeraman magnet rusak di ujung kumparan karena korsleting.
Demikianlah pembahasan mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan AC mobil yang kurang dingin. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk anda.
Selalu utamakan kondisi mobil Anda, termasuk saat menjual mobil bekas Anda. Di dalam OLX AutomóveisAnda akan mendapatkan penawaran terbaik dan proses penjualan mobil tanpa kerumitan.
Minta saja pemeriksaan melalui website OLX Autos, inspektur kami akan datang ke rumah Anda dan segera memeriksa mobil. Anda dapat langsung menerima penawaran pembelian mobil dan langsung bernegosiasi!
Artikel ini pertama kali ditulis oleh Herdi Muhardi, terakhir diperbarui 29 September 2022.





