Yuk, Rutin Periksa Anabul ke Dokter Hewan

ANABUL lucu memang sering menjadi pelepas penat setelah seharian beraktivitas. Sesampainya di rumah, mereka menyambutnya di depan pintu untuk mengajaknya bermain atau sekedar memanjakan diri.

Meski sibuk dengan aktivitas, sempatkan untuk membawa hewan tersebut untuk diperiksa kesehatannya ke dokter hewan, terutama saat anak sudah dewasa. Informasi tersebut disampaikan oleh seorang dokter hewan yang juga Manager of Corporate Affairs PT Royal Canin Indonesia Novi Wulandari.

“Direkomendasikan setahun dua kali. Kadang ada juga dokter yang bilang sehat, jadi setahun sekali tidak apa-apa. Hanya disarankan agar hewan yang sudah berumur lanjut, baik anjing maupun kucing, harus lebih sering (diperiksa kesehatannya),” kata Novi, seperti dilansir dari DIANTARASelasa (21/2).

Hal ini karena pasien abulous dewasa perlu diukur fungsi organnya mengingat usianya yang sudah tua. “Terutama ginjal dan hati,” lanjutnya.

Baca juga:

Selalu Melakukan Anabul, Humor Kekasihku

Yuk, konsultasikan rutinitas Anabul dengan Dokter Hewan
Anabul dewasa perlu diperiksa fungsi organnya karena usianya yang sudah lanjut. (Foto: Unsplash/Alexander London)

terutama untuk kucing cakar Anda harus lebih rajin melakukan tes mengingat sifat kucing yang cenderung tidak memiliki penyakit Anda.

Baca juga:  Yuk, Berpetualang Ke Gunung Rungking

“Kucing itu bersembunyi ya. Jika dia sakit, dia tidak akan menunjukkan bahwa dia sakit. Inilah mengapa kucing liar atau felines dilepasliarkan ke alam liar, jika sudah lama tidak terlihat kemungkinan besar sudah hilang (mati). Karena kucing biasanya tahu kapan waktunya pergi, mereka mencari tempat yang tidak bisa dilihat orang,” kata Novi.

Baca juga:

Kebiasaan aneh anjing

Yuk, konsultasikan rutinitas Anabul dengan Dokter Hewan
Perhatikan asupan gizi anabul. (Foto: Unsplash/Mathew Coulton)

Ujian Anabul akan disesuaikan dengan tahapan hidup masing-masing, yang biasanya mencakup tahun pertama vaksin, tes antiparasit, kutu dan cacing. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisiologis seperti telinga, mulut, hidung, mata dan otot.

Novi pun memberikan tips cara merawat anabul saat musim pancaroba, salah satunya dengan memperhatikan pola makannya.

“Suatu kondisi harus baik. Seperti kita menjaga anak kecil. Gizi harus baik. Kemudian kurangi lingkungan yang tidak kondusif yang membuat mereka stres,” kata Novi.

Direktur Royal Canin Indonesia, Andrian Donny menilai kualitas hidup hewan peliharaan juga bergantung pada kemampuan finansial pemiliknya.

“Kualitas hidup hewan peliharaan juga bergantung pada kemampuan finansial manusianya. Jadi bagi yang tidak ingin berbiak, kami sangat menganjurkan untuk disterilkan,” ujar Donny. (Dia)

Baca juga:

Pengumpan anjing Hermes Anabul Sultan




Source link