Jakarta, Gizmologi – Meski smartphone Xperia sudah tidak ada lagi di Indonesia sejak tahun 2016, seri terbaru yang rutin dirilis setiap tahun ini tetap menarik banyak perhatian. Selain menjadi versi flagship terbaik, Sony baru saja merilis Xperia 10 V sebagai smartphone 5G dengan baterai besar dan bobot paling ringan di pasaran.
Ya, adanya diferensiasi khusus memang bisa menjadi senjata utama para penjual smartphone untuk merebut hati konsumen. Dan setiap tahunnya, bisa dibilang Sony cukup fokus untuk memperkenalkan sejumlah seri Xperia ke berbagai segmen yang berbeda. Jika Xperia dengan nomor tersebut memiliki label premium, Xperia 10 V sepertinya hadir sebagai versi Sony dari “Pixel a Series”.
Meski jauh lebih terjangkau, desainnya tetap khas, seperti Xperia Z sebelumnya dengan sudut yang lebih persegi dan seperti persegi panjang. Tampil dalam berbagai pilihan warna cerah, smartphone ini hanya berbobot 159 gram. Memang bukan yang paling ringan untuk smartphone 5G karena masih 24 gram lebih berat dari iPhone 12 mini, tapi kapasitas baterainya jauh lebih besar.
Agar bobotnya lebih ringan dari generasi sebelumnya, Sony harus menggunakan material yang juga lebih ringan, antara lain kombinasi plastik pada rangka dan bodi belakang Xperia 10 V. Setidaknya, layar depannya masih dilindungi Gorilla Glass Victus. . Sedangkan bodinya sudah bersertifikasi IP68, membuatnya tahan air dan debu.
Baca juga: Sony ZV-E1 hadir sebagai kamera Full-Frame terkecil dan teringan
Bawa pengaturan kamera lengkap termasuk OIS dan telefoto

Sedikit tambahan pada desain Xperia 10 V, Sony masih bisa memasukkan jack audio 3,5 mm, meski tahan air dan tebalnya hanya 8,3 mm. Slot kartu SIM juga bisa dibuka tanpa alat bantu seperti SIM ejector, fitur yang sudah ada sejak lama.
Untuk kebutuhan multimedia, Sony Xperia 10 V dibekali layar seluas 6,1 inci berkat aspek rasio 21:9. Panelnya sendiri berjenis OLED, bisa menampilkan 1 miliar warna dan konten HDR, meski masih 60Hz. Layar ini diklaim menyala 50% lebih terang dari sebelumnya. Di kedua sisi bodi, dipasang pengaturan dua speaker dan didukung oleh sertifikasi Hi-Res Audio untuk pengalaman yang imersif.

Sektor lain yang juga bisa dibanggakan adalah pengaturan tiga kamera penuh. Untuk smartphone kelas menengah, kamera Xperia 10 V unggul dalam perangkat keras; 48 MP f/1.8 dengan OIS, 8 MP f/2.2 dengan 2x optical zoom dan 8 MP f/2.2 sudut ultra lebar.
Sony menjanjikan foto dan video yang stabil berkat teknologi Optical SteadyShot menggunakan OIS. Tiga sensor dengan sudut pandang berbeda membuat pengambilan momen menjadi lebih fleksibel dibandingkan smartphone lain yang hanya menyediakan depth atau sensor makro.
Baterai Xperia 10V dirancang untuk bertahan lebih lama

Hadir untuk kelas menengah, sektor performa Xperia 10V terbilang cukup standar untuk smartphone yang dirilis pada 2023. Mendukung 5G, chipset yang digunakan adalah Snapdragon 695 5G, dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Sensor sidik jari terpasang di sisi kanan, bersama dengan tombol power.
Baterai Sony Xperia 10 V 5.000mAh diklaim masih memiliki kapasitas yang sangat baik meski digunakan hingga 3 tahun ke depan, berkat teknologi khusus yang dirancang untuk bertahan lebih lama. Sedangkan kecepatan pengisiannya cukup standar, dengan USB-PD di kisaran 18-21W.
Harga Xperia 10 V adalah 449 Euro atau sekitar Rp. 7,2 juta, siap dijual di kawasan Eropa pada pertengahan Juni. Dinilai mahal untuk sebuah smartphone kelas menengah, padahal harga sebuah smartphone lebih mahal dalam satuan mata uang ini.





