Cina, Gizmologi – Setelah rumor spesifikasi dan desain render mengemuka selama beberapa hari terakhir, Xiaomi akhirnya secara resmi meluncurkan smartphone terbaiknya, Xiaomi 13 Ultra bekerja sama dengan Leica. Ini merupakan varian Ultra ketiga, dan masih fokus pada sektor kamera.
Sayangnya, konsumen di Indonesia masih belum memiliki kesempatan untuk merasakan smartphone andalan Xiaomi dengan Leica, antara lain karena seri Xiaomi 12S tahun lalu hanya tersedia di beberapa negara. Kabar baiknya, kali ini Xiaomi 13 Ultra dihadirkan sebagai produk global. Karena itu, ada kemungkinan hadir secara resmi, meski belum pasti.
Kehadiran Xiaomi 13 Ultra sepertinya ingin menciptakan tolok ukur baru dalam industri fotografi smartphone. Sebelum diresmikan, OPPO Find X6 Pro menduduki singgasana smartphone dengan kamera terbaik, setidaknya menurut versi DxOMark. Apakah tahta akan berubah? Jangan menutup kemungkinan. Apa saja keunggulan fitur kamera seri terbaru dari Xiaomi ini?
Baca Juga: Review Xiaomi Redmi Note 12 4G: Smartphone All-In-One Mulai Rp. 2 juta
Kamera utama Xiaomi 13 Ultra mendukung bukaan ganda

Menurut rendering yang muncul beberapa waktu lalu, kamera Xiaomi 13 Ultra terdiri dari modul kaca bundar besar dengan lensa khusus Leica Vario-Summicron. Di dalamnya terdapat empat sensor individual yang dirilis oleh Sony, semuanya dengan resolusi 50MP – bukan 108MP atau 200MP, tetapi dalam hal jenis sensor, ini cukup mengesankan.
Sensor utama Xiaomi 13 Ultra menggunakan Sony IMX989 1 inci, juga dikenal sebagai kamera saku, dengan sudut pandang 23mm dan dua opsi aperture f/1.9 dan f/4.0. Opsi ini akan sesuai dengan jenis subjek yang berbeda, sehingga rentang fokus bisa lebih lebar untuk subjek yang tidak ingin muncul dalam bokeh berlebihan.
Tiga sensor lainnya adalah Sony IMX858. Ini terdiri dari ultra-wide 12mm f/1.8 yang mendukung autofokus, telefoto 75mm f/1.8 OIS, dan periskop 120mm f/3.0. Sensor utama dapat menghasilkan 2x lossless zoom, sedangkan periskop memiliki hingga 10x lossless zoom, tanpa mengurangi detail foto. Selain itu, semua sensor dapat merekam video hingga resolusi 8K.

Seperti generasi sebelumnya, Xiaomi 13 Ultra didukung beberapa mode pemotretan profesional, serta dua pilihan warna khas Leica. Yang baru adalah mode Fast Shot, mode untuk fotografer jalanan di mana mereka dapat memilih rentang fokus untuk proses snapshot, hanya 0,8 detik.
Sistem pendingin untuk perekaman video yang lancar

Tentu saja, Xiaomi 13 Ultra juga hadir dengan chip Snapdragon 8 Gen 2, serta panel layar kelas atas dengan panel AMOLED LTPO 120Hz yang menghasilkan hingga 2600 nits. Desain smartphone kelas atas ini dibuat khusus, dengan permukaan bodi belakang terbuat dari bahan kulit yang tahan terhadap kotoran dan bakteri.
Xiaomi juga menyediakan sistem pendingin top-of-the-line dari desainnya sendiri, sehingga pengguna dapat merekam video dalam resolusi 4K untuk waktu yang lebih lama, serta memberikan kinerja yang mulus dalam pengeditan video dan game. Baterai Xiaomi 13 Ultra berkapasitas 5.000 mAh, mendukung fast charging 90W dan wireless charging 50W.
Harga Xiaomi 13 Ultra berkisar CNY 5.999 (Rp 12 jutaan) hingga CNY 7.299 (Rp 15,7 jutaan) untuk varian tertinggi yang mengusung RAM 16GB dan penyimpanan 1TB. Mulai tersedia di negara asalnya pada 21 April, masih belum ada kabar ketersediaannya di negara lain termasuk Indonesia.





