PANGANDARAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus mematangkan langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu komitmen berkelanjutan tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan Survei Simulasi Akreditasi Rumah Sakit yang digelar secara intensif pada pertengahan Mei 2026.

​Manajemen rumah sakit menegaskan bahwa rangkaian evaluasi ini difokuskan pada penguatan implementasi standar pelayanan medis. Tujuannya adalah untuk mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, serta berorientasi penuh pada keselamatan pasien dan kebutuhan masyarakat luas.

​Tahapan Evaluasi Daring dan Kunjungan Lapangan

​Kegiatan survei simulasi ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 19, 21, dan 22 Mei 2026. Seluruh jajaran manajemen, tenaga kesehatan, dan unit kerja dilibatkan secara penuh guna menguji kesiapan akreditasi.

​Rangkaian simulasi dijalankan dengan metode hibrida yang terstruktur:

– ​Hari Pertama (Daring/Online): Evaluasi diawali dengan penataan dan telaah dokumen, pemaparan standar operasional secara virtual, serta penilaian awal terhadap kesiapan manajemen rumah sakit.

– ​Hari Kedua (Kunjungan Surveyor): Dua tim surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)—dr. Tini Sekarwati, MM, FISQua dan Rumondang Panjaitan, S.Kp, M.Kep, CHAL, CPCCP—hadir langsung di RSUD Pandega. Mereka melakukan penelusuran lapangan, pemeriksaan kelengkapan fasilitas, serta simulasi penanganan kedaruratan, termasuk simulasi evakuasi medis dan pemadaman kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

– ​Hari Ketiga (Evaluasi Akhir): Rangkaian ditutup dengan rapat evaluasi bersama untuk meninjau capaian yang telah terpenuhi, mengidentifikasi aspek layanan yang perlu diperbaiki, serta menyusun rencana tindak lanjut peningkatan mutu pelayanan.

​Komitmen Membangun Layanan Terpercaya

​Pihak manajemen RSUD Pandega Pangandaran memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga medis dan staf yang telah menunjukkan dedikasi serta sinergi kuat selama proses simulasi berlangsung.

​Bagi RSUD Pandega, akreditasi ini bukan sekadar pemenuhan penilaian administratif di atas kertas. Langkah ini dipandang sebagai momentum nyata untuk membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan tepercaya bagi seluruh warga di Kabupaten Pangandaran.