Pangandaran – Vaksinasi Covid-19 di 5 objek wisata Pangandaran terpaksa dihentikan. Pasalnya vaksinasi yang diperuntukan bagi pelaku usaha wisata sepi peminat. Padahal program ini baru digelar sejak hari Senin (16/8/2021) lalu.

“Iya tim vaksinator di objek wisata kami tarik sementara karena animo pelaku wisata minim,” kata Ketua Pokja Vaksinasi Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi (19/8/2021).

Yadi mengatakan 5 tim vaksinasi yang ditempatkan di sekitar Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, dan Pantai Madasari itu, kini ditarik kembali untuk melayani vaksinasi masyarakat umum di Puskesmas.

“Awalnya direncanakan akan ada 9.000-an pelaku wisata yang divaksinasi, tapi ternyata tidak sesuai rencana. Hari Senin hanya ada 250 orang sementara hari kedua 150, itu total dari 5 pos,” kata Yadi.

Dia mengatakan kondisi ini sempat dikeluhkan oleh petugas vaksinator yang awalnya antusias namun target tak sesuai rencana.

“Daripada di objek wisata minim, lebih baik kami tarik kembali ke desa-desa yang sudah jelas antusias,” kata Yadi.

Yadi mengatakan jika pelaku wisata sudah siap, tim vaksinator siap kembali kapan saja sepanjang stok vaksin masih ada.

Dia mengatakan jika jumlah warga yang divaksin minim, itu bisa mengganggu efisiensi penggunaan vaksin. Karena setiap membuka 1 vial vaksin, itu digunakan untuk 14 dosis. Jika kurang dari 14, maka sayang jika sampai tak dimanfaatkan.

“Kalau vial sudah dibuka, tak bisa dibekukan lagi. Idealnya langsung dihabiskan. Jadi kalau targetnya banyak, pemanfaatan vaksin bisa efisien karena kita bisa memperkirakan,” kata Yadi.

Lebih lanjut Yadi berharap pihak terkait bisa mendorong pelaku wisata agar manjalani vaksinasi.

“Kami belum mengidentifikasi mengapa animo pelaku wisata minim sekali. Apakah kurang sosialisasi atau memang mereka sudah mendapatkan vaksin di tempat tinggalnya masing-masing,” kata Yadi.

Vaksinasi di Desa Pananjung

Dari pantauan, Kamis (19/8/2021), vaksinasi di kawasan pantai Pangandaran dialihkan sementara ke aula Desa Pananjung. Di tempat ini animo masyarakat cukup tinggi.

Ratusan masyarakat umum antri untuk mendapatkan vaksinasi di aula Desa Pananjung. Kondisi ini berbeda ketika tim vaksinator menggelar di dalam objek wisata pantai Pangandaran.***