SEBANGSA OLAHGAYA – MerahPutih

PIKIRAN Saya disini. Anda punya uang, Anda punya kekuatan. Tapi tidak untukku. Sepertinya saya tidak material melawan orang material. Mungkin saya memenangkan pertanyaan pikiran gaya, yaitu. Ingat, gaya! Bukan pikiran. Mungkin Bang Bayem keren banget kalau soal pemikiran, tapi menurut netizen, “paling tidak mandi”. Mengapa? Ternyata modal utamanya adalah jika Anda menghilangkan subjeknya, lebih baik bekerja dengan gaya, jadi pikirkan baik-baik, karena sebagian besar keseruan adalah “sekilas”, bukan? lelah pemahaman pertama. Apalagi gayanya tidak tegak lurus dengan jumlah uang.

Salah jika memahami bahwa bergaya harus mengikuti tren, dan setiap kali ada tren baru, Anda harus memilikinya. pakaian baru lebih baik bendera merah. Pada tahun 2019, menurut Laporan Bappenas, industri tekstil di Indonesia menyumbang 2,3 juta ton limbah dan diperkirakan akan meningkat 68% menjadi 3,5 juta ton pada tahun 2030. Bahkan saat jumlahnya masih 2,3 juta, sebenarnya hanya 300.000 ton yang dapat dihasilkan. didaur ulang, sedangkan sisanya terbuang sia-sia. Nah dari situ, kamu tetap ingin berkontribusi dalam pemborosan fashion dengan cara membeli pakaian yang penuh isi lemari, tapi hanya sekali seumur hidup.

Baca juga:  Lambung Tak Boleh Sakit - MerahPutih

Apalagi trend fashion saat ini sangat menyukai bongkar isi lemari untuk disulap menjadi gaya kekinian. Misalnya, jika Anda masih memiliki baju klub sepak bola lama di lemari Anda, Anda sebenarnya bisa membuat Bloke Core gaya sebagai pemain sepak bola Hector Bellerine. Karena tren tersebut, kini harga kemeja klasik berkali-kali lipat lebih mahal dari kemeja baru. Saya sangat menyesal membuang kaos lama karena saya pikir sudah ketinggalan zaman. Lalu mengapa? gaya pakai baju lama ya? antik. coba tampilkan lebih banyak anggun hasil bongkar isi loker nokap-nyokap.

Ya, fokus gaya Old Money atau Old Rich People barang mewah kuno atau antik sehingga saya mendapat kesan bahwa pengguna sudah kaya akan lika-liku dari leluhurnya. Jadi tidak perlu membeli barang. bermerek baru. Ini tidak seperti Orang Kaya Baru (OKB) ingin mengikuti setiap tren mode, setiapbermerek dari ujung rambut sampai ujung kaki, meski tidak pas. Nah, satu hal lagi dan yang paling penting selain baju, Uang Lama gaya ini tentu tentang sikap. Terkadang ada orang yang pakaiannya sangat biasa, tetapi sikapnya mencerminkan uang lama. Jadi memang, fashion itu bukan hanya tentang ingin tampil keren, tapi tentang representasi diri.

Baca juga:  KIB Berharap PDIP Bergabung - MerahPutih

Selain dua tren terkini dengan barang lama tersebut, ada fenomena unik antara Gen Z dan Alpha terkait kegemaran tersebut. ekonomi atau Kedua untuk Boomer dan Milenial. Selain pro dan kontra terkait ekonomi, setidaknya ada kesadaran di kalangan anak muda untuk menggugat gayanya mulai dari barang bekas yang masih layak pakai hingga dianggap sebagai fashion waste. Dari pengetahuan fashion, sedikit demi sedikit mereka mulai peka dengan pendidikan finansial, kemudian dengan lingkungan, sampai pada titik kesejahteraan. Gerakan perubahan memang bisa datang dari mana saja. Upaya kecil untuk tidak menjadi mata rantai mode cepat memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan.

Langkah kecil atau sederhana menuju perubahan menjadi intinya merahputih.com mengelola tema OLAHRAGA sepanjang Juli 2023. Mungkin terlalu banyak orang mengalihkan upaya para “melek mode” untuk memperbaiki kondisi sosial dan politik. Namun, aksi Suara Ibu Peduli (SIP) bisa Anda lihat di tengah-tengah gerakan Reformasi. Mereka tampak terlihat, kecuali mereka berbaris dengan wanita, juga berpakaian. Tuntutan tidak muluk-muluk. IAPA memprotes tingginya harga bahan pokok, terutama susu. Dalam aksinya, ibu-ibu membagikan bunga kepada tentara jauh sebelum bentrok antara mahasiswa dan polisi, serta tentara. Promotor utama SIP juga masuk penjara karena gerakan mereka dianggap disusupi ideologi komunis. Ternyata, gerakan ibu-ibu untuk mempercantik penampilan dan pemikiran mampu memicu gelombang besar demonstrasi menuntut lengsernya Soeharto.

Baca juga:  Fesyen Andalan Para Taurean - MerahPutih

Apakah Anda masih malu untuk bersiap-siap, berolahraga? Memang ada orang yang sama sekali tidak berdandan saat beraktivitas karena memilih memakai pakaian apapun sudah menjadi bagian dari mempercantik diri. Dan lagi, mengolah koleksi old fashion untuk pakaian bukan lagi menjadi momok. Aldi Taher bangga masih memakai sepatu kets lakban di atas panggung. UTAMA ADALAH TERLIHAT SEPERTI SHINE UNTUK ANDA.



Source link