Resmi Dijual, Harga DJI Mavic 3 Pro dengan Kamera Hasselblad Mulai Rp30 Jutaan
Jakarta, Gizmologi – Setelah diresmikan secara global minggu lalu, tak butuh waktu lama bagi DJI untuk akhirnya menghadirkan drone andalan pertamanya ke Indonesia. Hadir melalui PT Erajaya Swasembada Tbk sebagai distributor resmi, harga DJI Mavic 3 Pro mulai dari Rp30 jutaan hingga Rp70 jutaan.
Ya, ini merupakan seri drone high-end yang baru saja diperkenalkan oleh DJI, menghadirkan konfigurasi tiga sensor kamera berbeda untuk pertama kalinya. Kehadiran ketiga sensor tersebut membuat DJI Mavic 3 Pro nyaman digunakan untuk mengambil foto dan video dari berbagai jarak, dengan kemampuan zoom jarak jauh dan lebih fleksibel dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca juga: Jangan tunggu lama lagi, DJI Mini 3 sudah resmi dijual di Indonesia!
Harga DJI Mavic 3 Pro di Indonesia

Sama seperti seri-seri yang sudah resmi diperkenalkan sebelumnya, drone terbaru DJI ini akan tersedia melalui Erajaya sebagai distributor resmi, sehingga bisa dengan mudah didapatkan melalui toko ritel offlinenya yang banyak tersedia di Indonesia. Total ada empat varian yang ditawarkan, dengan bonus dan keuntungannya masing-masing.
Harga DJI Mavic 3 Pro paling terjangkau Rp 33,750 juta dengan paket perlengkapan standar. Lalu ada versi RC Combo seharga Rp 42,990 juta, dilengkapi dengan dua baterai tambahan, hub pengisian baterai untuk pengisian baterai secara eksternal, tas selempang dan satu set filter ND (ND8/16/32/64).
Ada juga dua paket lain yang ditawarkan kepada konsumen dalam negeri. Untuk versi dengan kontroler RC Pro, DJI Mavic 3 RC Pro Combo dibanderol Rp 53,290 juta. Terakhir, versi Cine Premium Combo yang memiliki kapasitas penyimpanan 1TB dan kabel khusus dengan kecepatan transfer yang lebih tinggi.
Menawarkan fleksibilitas zoom yang lebih baik

Spesifikasi yang dibawa tentunya bisa menjadi alasan mengapa harga DJI Mavic 3 Pro terbilang fantastis. Terdapat tiga sensor kamera yang dapat dimanfaatkan oleh penggunanya mulai dari kelas amatir hingga profesional termasuk pembuat film. Sensornya masih menggunakan tipe micro four thirds dengan resolusi 20MP, diperkuat lensa Hasselblad untuk kualitas visual yang lebih baik. Bukaannya sendiri berkisar antara f/2.8 – f/11.
Sensor utamanya mampu merekam video dengan resolusi hingga 5,1K 50fps, serta 4K biasa pada 120fps. Dengan Hasselblad Natural Color Science, keluaran video yang dihasilkan akan akurat warna untuk mengurangi proses editing. Sensor telefoto pada DJI Mavic 3 Pro juga ditingkatkan dengan aperture f/3.4 yang lebih cerah dan zoom optik 7x untuk zoom yang lebih besar.

Yang baru di DJI Mavic 3 Pro adalah medium telephoto sensor berukuran 1/1,3 inci dengan 3x optical zoom, beresolusi 48MP yang mampu menghasilkan gambar berkualitas 12MP melalui pixel-binning. Dua sensor telephoto pada drone flagship ini mampu merekam video hingga 4K 60fps, dan medium telesensor disebut lebih cocok untuk mode perekaman Hyperlapse atau kondisi lain dengan ruang gerak yang lebih terbatas.
Untuk menghasilkan pergerakan visual yang halus, ketiga sensor pada kamera DJI Mavic 3 Pro didukung dengan stabilisasi gimbal 3 sumbu. Dengan baterai yang kabarnya mampu bertahan hingga 43 menit, DJI memberikan beberapa fitur pintar seperti Cruise Control, Advanced RTH (Return to Home), FocusTrack dan MasterShots. Memudahkan proses edit video hasil drone.
