SEPUTARPANGANDARAN.COM, Jakarta (ANTARA) – Pabrikan otomotif jika China, BYD, sudah pernah resmi mengesahkan surat pembelian tanah dengan pemerintah kota Szeged di area Hongaria, yang dimaksud akan diperuntukkan sebagai pabrik mobil penumpang merek pada akhir Januari 2024.
Penandatangan ini menjadi tonggak yang dimaksud penting bagi eksistensi BYD pada lingkungan ekonomi Eropa. Pertemuan itu turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Péter Szijjártó, Menteri Luar Negeri juga Perdagangan Hongaria; László Botka, Walikota Szeged; Gong Tao, Duta Besar Tiongkok untuk Hongaria; lalu Wang Chuanfu, Ketua serta Presiden BYD.
Carnewschina pada Kamis menginformasikan bahwa Penanaman Modal BYD di dalam negara yang dimaksud menjadi yang terbesar dan juga paling signifikan di dalam sepanjang sejarah Hongaria, seperti yang disampaikan oleh Szijjártó.
Baca juga: BYD perkenalkan tiga model mobil listrik di dalam Indonesia
Dia juga menekankan bahwa pengerjaan pabrik mobil penumpang NEV Eropa pertama BYD di dalam Hongaria bukan belaka akan menguatkan status perekonomian negara yang dimaksud tetapi juga akan meningkatkan kekuatan landasan bagi peningkatan ekonomi jangka panjang lalu meningkatkan posisinya di transisi kendaraan listrik global.
Baik pemerintah pusat maupun wilayah dalam Hongaria menjanjikan dukungan yang digunakan komprehensif untuk memfasilitasi dimulainya operasional proyek secara cepat.
BYD memang benar mempunyai tujuan untuk mempercepat pengembangan hasil dengan atribut merek lokal Eropa melalui manufaktur lokal yang dimaksud akan menggalakkan pertukaran komersial yang tersebut lebih tinggi erat serta kerja sejenis yang saling melengkapi dengan Eropa.
Baca juga: Daftar lengkap partisipan IIMS 2024, ada BYD juga Vinfast
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang digunakan lebih lanjut luas untuk menggalakkan perubahan struktural lapangan usaha yang tersebut ramah lingkungan lalu rendah karbon juga menggerakkan pembangunan berkelanjutan global.
Saat ini, BYD sudah pernah merencanakan 14 basis produksi kendaraan listrik secara global, termasuk sembilan pabrik kendaraan utuh di area Tiongkok.
Selain itu, BYD sudah mendirikan lima pabrik kendaraan listrik di area Uzbekistan, Thailand, Brazil, Hongaria, dan juga Indonesia, yang tersebut menunjukkan pendekatan strategisnya terhadap ekspansi global lalu lokalisasi dalam pasar-pasar utama di dalam seluruh dunia.
Baca juga: Menjajal rasa berkendara BYD Atto 3, mobil listrik beperforma ciamik
Sumber Antaranews





