KabarOto.com – Saat berkendara, ban mobil sering berbunyi saat berbelok cepat, mengerem atau berakselerasi. Decit ban mobil terjadi karena tapak ban bersentuhan dengan permukaan jalan untuk mendapatkan traksi.

Menurut sumber tersebut, Apriyanto Yuwono selaku National Sales Manager PT. Hankook Tire Sales Indonesia, hal ini memang wajar terjadi, apalagi saat mobil melaju di permukaan yang licin atau bercat, seperti di area parkir gedung bertingkat.

Namun, bunyi ban yang berdecit juga bisa menjadi indikasi adanya masalah pada kampas rem atau komponen suspensi yang sudah aus jika bunyi tersebut muncul saat mobil sedang berbelok atau bergerak lambat.

Apri, sapaan akrabnya, juga menjelaskan beberapa faktor penyebab ban berdecit yang jika tidak segera diatasi bisa menimbulkan masalah serius pada kendaraan.

ban penuh

Minimnya tekanan angin pada ban tidak hanya membuat ban kempes, tapi juga rentan rusak. kKondisi tersebut akan memperburuk kemampuan traksi ban. Jika tekanan ban rendah, saat mobil berbelok, tidak ada cukup perlawanan terhadap gaya fisik ban, sehingga tapak ban akan berusaha mencari kontak yang tepat dengan permukaan jalan.

“Bila ini terjadi, ban karet bergerak ke samping karena bentuk jalan yang dibelokkan dan menyebabkan ban berdecit saat berbelok di tikungan. Untuk mobil jenis ini mobil kota“Rekomendasi untuk tekanan angin 30-36 Psi, sedangkan untuk SUV 35-40 Psi,” jelasnya.

Baca Juga: Cek Kondisi Ban Cadangan Mobil Sekarang, Begini Caranya

keausan tidak rata

Tapak ban merupakan kunci agar kendaraan mendapatkan traksi yang cukup. Saat keausan tidak merata, ban akan mengeluarkan bunyi berdecit bahkan sebelum berbelok.

“Untuk menghindari keausan yang tidak rata, ban perlu diperiksa secara rutin, mulai menyeimbangkan dan rotasi, tekanan tekanan ban, suspensi, kondisi tapak luar agar tidak keluar paku atau kerikil,” kata Apri.

roda yang tidak sejajar

Pengaturan lengkungan DAN Kaki Penyelarasan roda membantu memposisikan roda sejajar satu sama lain dan permukaan jalan. bentuk melengkung adalah sudut kemiringan roda secara vertikal jika dilihat dari posisi depan dan belakang mobil. Sementara Kaki adalah sudut roda kendaraan jika dilihat dari atas, dimana roda kendaraan tidak lurus 0 derajat.

Apri berkata: “Jika salah satu komponen tidak sejajar, ban akan aus tidak merata dan menyentuh permukaan jalan pada posisi yang salah.”

Penting untuk diingat bahwa penyelarasan roda berbeda, dan penyeimbangan ban adalah prosedur yang berbeda. Penyelarasan roda akan mempengaruhi posisi suspensi, sedangkan penyeimbangan ban dilakukan dengan mendistribusikan bobot pada ban.

Baca Juga: Begini Jadinya Jika Ban Mobil Tidak Balancing

Kerusakan sabuk mesin (sabuk kipas)

Engine belt merupakan komponen mesin yang berfungsi untuk menyalurkan putaran mesin ke komponen lain seperti power steering, AC, pompa air. Kerusakan sabuk mesin ditunjukkan dengan suara decitan ban saat berbelok dengan kecepatan yang bertambah.

Ini juga salah satu penyebab kerusakan pompa. kemudi hidrolikyang ditandai dengan setir yang terasa berat saat dikendarai.

kebiasaan mengemudi yang buruk

Selain disebabkan oleh kondisi komponen, cara berkendara yang kurang baik juga dapat menyebabkan ban berdecit. Untuk memastikan kemudi, suspensi, roda, dan ban Anda dalam kondisi prima dan bertahan lebih lama, hindari akselerasi dan pengereman yang keras.

Keduanya akan menyebabkan karet ban tergores dan menyebabkan keausan. Juga disarankan untuk tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi saat menikung, karena perbedaan antara ban dan waypoint mobil akan menimbulkan kebisingan dan suhu juga akan cepat naik, yang dapat menyebabkan ban menjadi cepat tua.