MerahPutih.com – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyinggung hubungan negaranya dengan Indonesia saat audiensi di Sidang Parlemen di Kuala Lumpur, Selasa (14/6).

Anwar mendesak oposisi untuk tidak mempolitisasi hubungan Indonesia-Malaysia.

“Tentang hubungan dengan Indonesia, saya akan jelaskan. Bagi saya, jangan dipolitisasi. Kepentingan hubungan Malaysia-Indonesia, satu kelompok, mayoritas umat Islam, terkait budaya, pendidikan, ekonomi, perdagangan, investasi, kita harus tingkatkan semua itu,” kata Anwar Ibrahim.

Baca juga:

COVID-19 melonjak di China, 164 orang meninggal dalam satu bulan

Anwar mengatakan, selama enam bulan terakhir dia telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo yang memuji membaiknya hubungan kedua negara bertetangga itu.

Jokowi, menurut dia, mengakui hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan dengan kepentingan strategis, ekonomi, budaya dan Islam, kedua negara sahabat.

“Jadi menurut saya tidak perlu kita remehkan itu,” kata Anwar menanggapi pertanyaan anggota parlemen yang menanyakan kerja sama apa yang akan dilakukan untuk kebaikan rakyat kedua negara, seperti dikutip Diantara.

Namun, dia mengatakan bahwa perbaikan hubungan Malaysia-Indonesia tidak akan mengorbankan kepentingan perbatasan.

Baca juga:  Indonesia Terhenti di Perempat Final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2023

Mengenai penyelesaian masalah perbatasan di Sabah, di sekitar Pulau Sebatik, dia mengatakan tidak hanya Pemerintah Federal yang akan berunding dengan Indonesia, tetapi juga perwakilan Negara Bagian Sabah.

Menurut Anwar, penyelesaian masalah perbatasan dengan Indonesia dilakukan secara komprehensif. Yang bukan hanya sebagian kecil yang melibatkan perbatasan di Sabah yang tidak mereka setujui.

“Berdasarkan pengalaman kami dengan Thailand, akhirnya kami menyepakati ‘win-win joint development authority’. Tapi Pulau Sebatik belum mencapai titik itu,” ujarnya menanggapi pertanyaan mantan perdana menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, yang menentang pemerintah.

Baca juga:

Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi meninggal dunia

Dalam pembicaraan perbatasan dengan Indonesia, Anwar mengaku akan menyelesaikan persoalan yang sudah disepakati kedua negara terlebih dahulu, sedangkan penandatanganan kesepakatan ditunda karena persoalan minor yang belum disepakati.

“Tapi jangan korbankan hubungan bilateral. Pemerintah ini dan saya berpendapat bahwa kita akan tetap menganggap Indonesia sebagai negara sahabat dan kita harus meningkatkan kerja sama di segala bidang,” kata Anwar.

Baca juga:  Persona 3 Reload tidak memiliki konten FES atau Portable, jadi Anda mungkin dapat berharap untuk membelinya nanti

Dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Malaysia pada 7 hingga 8 Juni lalu, beberapa perundingan perbatasan telah tercapai, antara lain perundingan batas laut teritorial di Laut Sulawesi dan Malaka Selatan, yang diyakini tercapai setelah perundingan selama 18 tahun. .

Jokowi berharap pembicaraan perbatasan lainnya, termasuk di darat, Sebatik dan Sinapad, juga bisa segera selesai.

Pembahasan penyelenggaraan pembicaraan perbatasan dua negara menjadi topik hangat yang diangkat oposisi dalam sidang parlemen Malaysia Selasa pagi.

Baca juga:

20 negara zona euro mengalami resesi ringan



Source link