MerahPutih.com – Pengguna angkutan umum mudik dan balik Lebaran 2023 naik dari tahun sebelumnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, jumlah pengguna angkutan umum yang dipantau sejak Angkutan Terpadu Pasca Lebaran 2023 pada H-8 atau Jumat (14/4) hingga H+2 atau Selasa (25/4) mencapai 9.375.776 orang.

“Jumlah ini meningkat 5,06% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang berjumlah 8.856.512 orang,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan. Aditya Irawati Rabu (26/4) malam ini.

Baca juga:

3 ASN Pemkot Solo absen kerja hari pertama setelah lebaran

Jumlah penumpang angkutan udara paling tinggi yakni 2.773.187 orang, disusul angkutan sungai dan danau dan penyeberangan (ASDP) 2.132.284 orang, kereta api 1.847.285 orang, angkutan jalan raya 1.818.949 orang dan laut 804.071 orang.

Kementerian Perhubungan juga mencatat, puncak tertinggi jumlah pengguna angkutan umum pada lalu lintas mudik terjadi pada H+2, yakni sebanyak 1.091.740 orang. Jumlah ini melampaui pergerakan penumpang pada puncak arus balik yang terjadi pada H-3 atau Rabu (19/4) sebanyak 1.067.208 orang.

Baca juga:  Hingga Selasa (28/2) Malam, 9 RT Masih Terendam Banjir di Jakarta

“Meski pergerakan penumpang mencapai puncak maksimalnya kemarin, namun penanganan arus balik di simpul-simpul transportasi, baik di terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara dapat tertangani dengan baik,” kata Adita, dikutip Diantara.

Dari total pergerakan penumpang pada H+2, jumlah penumpang terbanyak adalah kapal feri dengan jumlah 292.828 orang. Lalu angkutan udara 267.117 orang, angkutan darat 239.534 orang, angkutan kereta api 203.419 orang dan angkutan laut 88.842 orang.

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan sebanyak 487.986 kendaraan kembali ke wilayah Jabodetabek pada H+1 hingga H+2.

Angka tersebut terpantau dari empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (dari Merak), GT Ciawi (dari Puncak) dan GT Cikampek Utama (dari Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari Bandung).

Baca juga:

Angkasa Pura I mengangkut 2 juta penumpang selama Mudik Idul Fitri 2023

Total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabodetabek meningkat 88,9% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 258.360 kendaraan dan jika dibandingkan dengan periode tahun 2022 meningkat sebesar 17,0% dengan total 416.961 kendaraan.

Baca juga:  Penumpang Bandara Soetta Capai 166.317 Orang pada Arus Balik Gelombang Kedua

Jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek hanya mencapai 30,45% dari ekspektasi arus balik sebanyak 1,6 juta kendaraan pada periode H+1 hingga H+7.

“Untuk mengantisipasi masih tingginya pergerakan kendaraan pada arus balik Lebaran, diputuskan untuk memperpanjang pengaturan lalu lintas barang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat dan Kepala Lalu Lintas dan Polisi Lalu Lintas RI. Polri,” kata Adita.

Untuk menghindari kepadatan, Kementerian Perhubungan juga mengimbau masyarakat melakukan perjalanan pulang pergi pada Rabu hingga Jumat (26-28 April 2023) dan menghindari perjalanan pulang pada hari Minggu hingga Senin (30 April), April hingga 1 Mei 2023. , yang diperkirakan akan menjadi puncak arus balik fase kedua.

Baca juga:

H+3 Lebaran, 74 ribu wisatawan berkunjung ke Ancol



Source link