
MerahPutih.com – Sebuah kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok tenggelam di Samudera Hindia pada Selasa (16/5).
Dua orang telah dipastikan tewas saat pencarian 37 anggota awak lainnya berlanjut. Dari 39 ABK tersebut, 17 di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Pejabat China mengatakan patroli maritim India juga bergabung dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Baca juga:
China meminta bantuan asing untuk menyelamatkan 39 awak kapal yang tenggelam, 17 di antaranya warga negara Indonesia
Kementerian Perhubungan China mengkonfirmasi pada Kamis (18/5) bahwa dua orang ditemukan tewas dalam insiden tersebut.
Kementerian tersebut mengatakan 10 kapal, termasuk tiga kapal angkatan laut dan satu kapal asing, sedang melakukan pencarian dan penyelamatan di lokasi tersebut, menambahkan bahwa “lebih banyak kapal akan datang”.
dikutip Diantara, Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut India mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya sedang mengerahkan dukungan udara untuk operasi pencarian dan penyelamatan setelah kapal itu tenggelam di Samudera Hindia minggu ini dengan 39 orang di dalamnya.
Baca juga:
400 orang dilaporkan meninggal akibat Topan Mocha di Myanmar
Kapal penangkap ikan laut dalam itu tenggelam Selasa dinihari di Samudera Hindia pukul 03.00 waktu Beijing (02.00 WIB).
Awak kapal terdiri dari 17 warga negara China, 17 warga Indonesia, dan lima warga Filipina.
Angkatan Laut India mengatakan pesawat P8i melakukan pencarian berulang kali dan ekstensif meskipun cuaca buruk dan menemukan banyak benda yang mungkin milik kapal yang tenggelam.
Beijing telah menghubungi Australia, Sri Lanka, Maladewa, Indonesia, Filipina, dan negara lain untuk bergabung dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Baca juga:
Jokowi memimpin dua pertemuan di hari terakhir KTT ASEAN ke-42





