
MerahPutih.com – Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) sedang melakukan proses inovatif pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III.
Direktur Utama WFP Jaya Arief Nasruddin menargetkan proyek pembangunan IPA Buaran III yang berlokasi di Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, selesai pada Maret 2025.
Baca juga
PAM Jaya melakukan penyesuaian tarif pelanggan Master Meter di Jakarta Utara
“Pembangunan ini akan dimulai dalam dua tahun dan diharapkan selesai pada 2025,” kata Arief dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/4).
IPA Buaran III berkapasitas 3.000 liter per detik (lpd) yang akan menangani 226.500 panggilan rumah tangga, dengan rencana wilayah layanan meliputi wilayah Kecamatan Kramat Jati, Makasar, Cipayung, Ciracas, Pasar Rebo dan sebagian Jatinegara. .
Arief juga mengatakan, PAM Jaya menargetkan cakupan layanan air perpipaan 100% pada 2030. Untuk mencapai target itu, pihaknya meningkatkan kapasitas produksi hingga 10.900 liter per detik, serta memperluas jaringan pipa hingga 4.500 kilometer. Dua hal ini akan menambah jumlah pelanggan sebanyak 1,1 juta.
Baca juga
WFP Jaya memastikan pasokan air minum yang aman untuk korban kebakaran depot Plumpang
Untuk mencapai tujuan diatas, lanjut Arief, diambil langkah yaitu pengembangan SPAM. Dimana yang akan memenuhi kebutuhan pasokan air minum bagi warga DKI Jakarta adalah SPAM Regional dan SPAM DKI Jakarta.
“WFP Jaya akan menampilkan kedaulatan air di DKI Jakarta. Sebagai bagian dari negara, jelas kami berkomitmen untuk terus berorientasi pada pelayanan dan bukan hanya berorientasi pada bisnis,” ujar Arief.
“Dengan mengadopsi air minum perpipaan, kita dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan melestarikan lingkungan sekitar kita, mengurangi penggunaan air tanah”, lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan (BP) BUMD DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan, diperlukan terobosan, inovasi, kerja keras, dan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan kedaulatan air di Jakarta.
“Kedaulatan air adalah impian kita semua. Karena akses air perpipaan merupakan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global”, pungkasnya. (asp)
Baca juga
PAM Jaya menargetkan 930.000 sambungan domestik dalam 6 tahun





