India, Gizmologi – Setelah merilis flagship dengan lima kamera belakang beberapa tahun lalu, HMD Global sebagai pemegang lisensi tunggal merek smartphone Nokia tidak pernah merilis perangkat flagship yang benar-benar premium. Beberapa smartphone entry-level masih diluncurkan, termasuk Nokia C12 Plus yang belum lama ini diluncurkan di India.
Sebagai informasi, sebelumnya Nokia telah merilis dua varian dengan nama yang sama, yakni Nokia C12 dan C12 Pro. Varian standar memiliki baterai 3.000 mAh yang lebih kecil, sedangkan edisi Plus dan Pro sama-sama memiliki kapasitas 4.000 mAh. Dua edisi terakhir hanya dibedakan berdasarkan kapasitas memori dan RAM.
Ya, sayangnya sampai saat ini spesifikasi smartphone Nokia masih kurang bagus. Ketika kompetitornya menghadirkan smartphone entry-level dengan kapasitas baterai rata-rata 5.000 mAh, HMD tetap menghadirkan Nokia C12 berkapasitas 3.000 mAh. Bisakah seri Nokia C12 Plus lebih kompetitif?
Baca juga: HMD Luncurkan Smartphone Android dari Nokia yang Mudah Direparasi dan Menawarkan Garansi 3 Tahun
Penutup belakang masih bisa dilepas

Sebagai informasi, situs Nokia India mencatat harga Nokia C12 Plus sebesar INR 7.999 atau jika dikonversikan menjadi Rp 1,4 jutaan. Lantas apa saja yang bisa sobat Gizmo dapatkan dengan smartphone Nokia dengan harga tersebut? Sayangnya, spesifikasi yang dibawanya malah kalah bersaing jika dibandingkan dengan smartphone terbaru Samsung yang harganya sedikit lebih murah.
Yang bisa dibilang unggul adalah desain Nokia C12 Plus yang tersedia dalam beberapa warna menarik dan bersertifikat IP52 yang artinya tahan terhadap debu dan cipratan air. Bodi belakangnya dilapisi metalik dengan pola tiga dimensi sehingga perangkat tidak licin saat digenggam. Penutup belakang, juga dikenal sebagai penutup belakang perangkat, juga dapat dibuka – fitur “jadul” menarik yang mungkin ada di smartphone yang dirilis pada tahun 2023.

Di bagian belakang, Nokia C12 Plus dibekali kamera beresolusi 8 MP saja, disertai flash. Penempatan speaker juga berada di bagian belakang bodi, sehingga mudah tertutup saat diletakkan di permukaan tertentu.
Sedangkan di bagian depan, HMD memiliki ukuran layar yang lumayan besar. Layar Nokia C12 Plus berukuran 6,3 inci, beresolusi HD+ dan menggunakan notch berbentuk drop untuk menyimpan kamera depan 5MP. Dengan baterai 4.000 mAh, jelas perangkat ini masih belum mendukung fast charging dan masih menggunakan port microUSB.
Chipset lama masih ada di Nokia C12 Plus

Nokia C12 Plus hanya hadir dalam varian dengan RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB – jika Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar maka ada C12 Pro yang memiliki memori 3+64GB. Yang disayangkan adalah HMD masih menggunakan chipset yang dikenal cukup lawas dan ditinggalkan oleh kompetitornya.
Yakni, Unisoc SC9863A1 octa-core dengan tipe CPU Cortex-A55 core yang seragam dan fabrikasi 28nm. Tentunya jika dibandingkan dengan Galaxy A04e yang harganya Rp. 1,2 juta di Indonesia jauh tertinggal. Sudah menggunakan 12nm MediaTek Helio P35 yang mampu memberikan performa lebih cepat untuk penggunaan sehari-hari.
Untuk mengakomodir chipset inferior, HMD menyebut Nokia C12 Plus hadir tanpa banyak bloatware agar tidak membebani performa. Tipe Android yang digunakan juga Android Go Edition, tapi bukan yang terbaru alias Android 12. Dengan spesifikasi yang tertera di atas, apakah Nokia C12 Plus masih akan memikat hati sobat Gizmo saat resmi hadir di Indonesia?





