Modifikasi Honda Brio Tergila di Indonesia, Sentuh 400 Dk Lebih!

KabarOto.com – Honda Brio memiliki potensi tenaga yang besar jika dimodifikasi. Hal ini sudah dibuktikan oleh Jonathan Jameson atau Jeje dimana Brio mereka mampu menembus hingga 400 hp dengan body sekecil itu.

Mulai dari eksterior, Jeje memperhatikan estetika mobil dengan menerapkan konsep tampilan lintasan. Warna Racing Green dipilih untuk menutupi seluruh bodywork, beserta bumper custom J’S Racing by jazz GE8 agar bisa menyatu dengan bodywork Brio original.

Kemudian dipasang aksesoris lain, seperti kap karbon, lampu Mobilio RS. Fender juga menggunakan custom inspirasi dari Feels Civic FD dengan ukuran lebih lebar sekitar dua jari dari standar dan memiliki lubang ventilasi untuk mengurangi hambatan angin.

Tak berhenti di situ, fender belakang wide body yang tampak natural, lalu spion Spoon carbon, spoiler karbon J’S Racing yang juga dari Jazz GE8, bahkan custom carbon diffuser.

Baca Juga: Modifikasi Honda Civic VTi-S Limited R Diisi Turbo

Beralih ke kaki-kaki, pelek Enkei RPF1 RS 15 selebar 8J dibalut ban Hankook Ventus RS4 ukuran 225/45 R15. Di belakang pelek, sistem rem menggunakan 4-pot Spoon Twin Block, disc drilled and grooved, dan coilover ISC.

Baca juga:  Situasi Marc Marquez di Honda Kini Benar-benar Rumit

Soal mesin, semua dikerjakan oleh YAG Autechnik, speknya bukan lagi L12 tapi sudah digantikan L15Z milik Jazz. Dimana bagian dalamnya juga sudah diperbarui seperti stang Brian Crower dan piston CP Carrillo, pin head ARP.

Sedangkan turbo menggunakan GTX 28 Owen, sistem wastegate elektronik Turbosmart untuk menghilangkan boost, semua pipa custom YAG. Tidak berhenti disitu, radiatornya menggunakan DC2 dan intercooler.

Saluran gas juga dimaksimalkan dari main tank menggunakan pompa DW 65 265 lpj, menuju ke surge tank lalu ke pompa Bosch 044 340 lph. Seiring dengan penggunaan pengatur tekanan bahan bakar dan injeksi metanol air.

Baca juga: Spoon Sports Rilis Paket Upgrade Honda Civic Type R FL5

“Dari segi tenaga, mesinnya sudah sekitar 530 hp, tapi karena saat dipakai di Sentul mobil tidak jalan, spesifikasinya diturunkan menjadi 420 hp. Waktu terbaik saat ini adalah 13,0 detik, ini tahun 2019”, jelas Jeje.

Menengok ke dalam, beberapa bagian memang sengaja diturunkan agar kesan mobil balap semakin kental, dilengkapi juga dengan jok Recaro di sisi pengemudi, serta roll cage 6 titik. AC masih berfungsi, tetapi unit utama telah pindah ke latar belakang menggunakan satu suara karena lokasi aslinya digunakan untuk mematikan mesin.

Baca juga:  Ramai Rumakiek Mulai Dapatkan Tempat Utama di Dewa United, Bakal Dipanggil ke Timnas Indonesia U-22?

Fitur lainnya adalah Fueltech 550 yang berfungsi sebagai ECU dan dapat menampilkan multi monitor pengganti speedometer aslinya. Serta pengukur rasio bahan bakar ke udara AEM dan pengukur penambah. Kemudinya juga diganti dengan yang racing, begitu juga dengan gear knob Spoon.

Mobil ini juga dijual Jeje dengan bandrol harga Rp 399 juta dan mendapatkan penghargaan Larry Chen Choice di The Elite Showcase 2022. Bagaimana tertarik memiliki Brio tercepat di Indonesia?