KabarOto.com – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengembangan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun ini menggunakan sistem training camp.
Dijelaskannya, mahasiswa bisa lebih fokus dan berada di bawah pengawasan mentor langsung. Dalam pelaksanaannya, AHRS dilaksanakan di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang selama lima kali pertemuan.
Setelah itu, para siswa juga akan mengikuti 2 tahap balapan Honda Dream Cup, untuk melihat perkembangan dan performa balapan masing-masing siswa.
Baca juga: Lahirkan 8 Pebalap Baru, Begini Proses Seleksi Sekolah Balap Astra Honda

Sebagai mahasiswa AHRS, para pebalap muda ini akan mendapatkan pengetahuan balap baik teori maupun praktek.
Teori yang diajarkan meliputi race management dan komunikasi dengan tim dan publik. Dalam materi pelatihan, para pilot berlatih secara intensif dengan Honda NSF100.
Tahun ini juga ada program latihan baru, menggunakan Honda CRF150R untuk melatih kemampuan pengendara dalam mengontrol kecepatan. Siswa juga akan dibimbing oleh instruktur lari nasional.
Baca Juga: Astra Honda Racing Team (AHRT) Umumkan Pembalap 2023 di IIMS

Dimulai pada tahun 2010 dan telah melatih 150 pembalap hingga saat ini, AHRS telah menjadi tempat tujuan bagi benih-benih balap di negara tersebut, secara konsisten menampilkan para pembalap top yang berkompetisi di ajang balap Asia dan dunia.
Mario Suryo Aji saat ini membalap di kelas Moto3 World GP, lulusan AHRS 2016. Pembalap top lainnya, Fadillah Arbi Aditama, yang saat ini membalap di Eropa dalam ajang FIM JuniorGP, merupakan lulusan AHRS 2019. Andi Farid Izdihar dan Gerry Salim juga lulusan AHRS tahun 2010.
Siswa AHRS 2023
|
TIDAK
|
NAMA
|
KOTA PULAU
|
|
1
|
Muh. Parahnya Ayatullah
|
Sulawesi Selatan
|
|
dua
|
Kawahara Putra Viadry
|
Jawa barat
|
|
3
|
Davino Britannica
|
banten
|
|
4
|
Muhammad Keanu Alhakim
|
Jawa barat
|
|
5
|
Putu Haga Winatha S
|
Bali
|
|
6
|
Giovanni Cornelius Gani
|
Jakarta
|
|
7
|
Jorge Rafael Gading
|
Jawa Tengah
|
|
8
|
Hafirdz Fahril Rasya
|
Jawa Timur
|
|
9
|
Andra Aryasetya Ismaya
|
Nusa Tenggara Barat (cadangan)
|
|
10
|
Vicho Saktyadi
|
Jakarta (reservasi)
|





