MAYORITAS orang bisa takut dengan kecoa, apalagi kalau kecoa terbang, kita seakan ingin lari dari mereka. Namun, siapa sangka di Jepang, memelihara kecoak bisa memberi Anda penghasilan tambahan yang lumayan.
Pada edisi 21-28 Maret 2023, Majalah Spa oleh Negeri Sakura memberikan informasi dan rekomendasi kepada pembacanya bahwa masyarakat bisa mendapatkan tambahan JPY 2 juta atau setara Rp 227 juta per tahun dengan berinvestasi di peternakan kecoa.
Kecoa yang dimaksud bukanlah jenis kecoa coklat yang sering berkeliaran di sekitar dapur, melainkan kecoa Dubia yang juga dikenal dengan sebutan kecoa totol oranye, kecoa totol Guyana atau kecoa kayu Argentina. Ketiganya merupakan spesies kecoa yang dapat tumbuh hingga berukuran 40-45 mm.
Baca juga:
Canggihnya, kecoak dimodifikasi untuk membantu di lokasi bencana
“Sejak 2016, impor kadal dan reptil bersisik lainnya yang dijual sebagai hewan peliharaan hampir tiga kali lipat. JapanToday.
Abe pernah memiliki bisnis rumah bersamaberalih ke peternakan kecoa sebagai sampingan dan bersedia berbagi detail bisnisnya dengan pembaca spa.
“Saya memulai penjualan pada Februari 2023 dan menjual 4.500 kecoa di bulan pertama dan mendapat JPY 45.000 (Rp 5 juta),” ujarnya kepada majalah tersebut. “Dengan kondisi seperti ini, jika permintaan tetap stabil, saya perkirakan bisa terjual sekitar 600.000 yen (Rp 68 juta),” lanjutnya.
Menurut Abe, untuk memasuki bisnis tersebut, seseorang dapat memulai dengan membeli 100 kecoak dari breeder atau pet shop dengan harga sekitar JPY 1.800 (R$ 204.000). Mereka dapat diberi pakan ayam biasa dan juga pastikan Anda memiliki ruang ekstra untuk mereka.
Baca juga:
Pakai bahan dapur, kecoa kabur
“Mereka membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mencapai kedewasaan, tetapi ada juga permintaan untuk serangga yang lebih kecil, yang membutuhkan bahan untuk memberi makan reptil kecil. Mereka tidak dapat memanjat dinding bagian dalam wadah plastik tempat saya menyimpannya dan tidak dapat terbang terlalu jauh.” Jadi tidak perlu takut mereka kabur,” jelasnya.
Biasanya, Abe menjual kecoaknya melalui Yahoo Auction mulai dari JPY 1.500 untuk 100 kecoak. “Saya mengirimkannya dalam baki telur di dalam kotak melalui Kuro Neko Parcel Delivery, berlabel Makanan Hewan Peliharaan,” katanya.
Namun, jelas bahwa bisnis gokiburi itu juga memiliki beberapa risiko. Abe menjelaskan bahwa beberapa kurir juga sangat takut dengan kecoa sehingga mereka tidak tega mengambil kotak pengiriman dan memasukkannya ke dalam kantong plastik, meski memakai sarung tangan pelindung.
“Siapa pun yang memilih untuk masuk ke bisnis gokiburi Anda harus memiliki tangan yang kuat dan perut yang kuat”, candanya.dll.)
Baca juga:
Pokémon menginspirasi spesies kecoak baru di Singapura





