Mahfud MD Berpotensi Jadi Cawapres Ganjar

MerahPutih.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dianggap sebagai salah satu calon wakil presiden (cawapres) potensial yang bisa disandingkan Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Studi Kepresidenan Indonesia (IPS) Nyarwi Ahmad Ia mengatakan sosok Mahfud MD yang bisa mendampingi Ganjar akan muncul jika kriteria calon wakil presiden diturunkan dari variabel model kepemimpinan dan kinerja saat memimpin sebuah lembaga negara atau pemerintahan.

Baca juga

PPP ingin kader menjadi calon wakil presiden Ganjar dan menyebut duet Megawati-Hamzah Haz

“Tentu banyak tokoh potensial yang memiliki peluang di sana. Mulai dari jajaran menteri yang saat ini mendampingi Presiden Jokowi, pimpinan partai hingga kepala daerah atau mantan kepala daerah. Mahfud MD adalah sosok yang potensial,” ujar Nyarwi di Jakarta, Rabu (26/4).

Ia mengatakan, peluang Mahfud MD sebagai calon wakil presiden potensial akan semakin besar jika penegakan hukum dipandang sebagai isu paling krusial di masa depan dan di mata elit politik serta mayoritas pemilih Indonesia.

Baca juga:  Namanya Merasa Dicatut PBNU, Sejumlah KH 'Ogah' Jadi Pengurus PCNU Surabaya

“Namun, jika isu ini tidak dianggap penting oleh elit partai dan juga oleh pemilih, maka peluang Mahfud mendapatkan tiket cawapres dan dicalonkan oleh partai-partai pendukung Presiden Jokowi, saya kira akan semakin kecil,” dia berkata.

Di sisi lain, Nyarwi menilai, sejauh ini peluang Mahfud sebagai calon wakil presiden masih kecil karena tak ada dukungan elite pimpinan partai untuk mencalonkan mantan presiden Mahkamah Konstitusi (MK).

Kedua, data survei lembaga terpercaya juga menunjukkan dukungan pemilih terhadap Mahfud sebagai cawapres masih sangat rendah, ujarnya.


Baca juga

Prabowo menjadi calon wakil presiden Ganjar bukanlah hal yang mustahil

Selain variabel model kepemimpinan dan kinerja kepemimpinan, ia mengatakan kriteria cawapres yang akan dipasangkan dengan Ganjar juga bisa berasal dari variabel faktor pemilihan atau seberapa kuat figur tersebut didukung oleh pemilih.

Soalnya, kata dia, bursa tiket calon wakil presiden pendamping Ganjar akan menjadi titik berat bagi tokoh dan pimpinan partai politik, terutama partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni Partai Golkar. , PAN dan PPP.

Baca juga:  PPP Ungkap Koalisi Pendukung Ganjar Tetap Jalan Meski Tanpa PSI

“Saya kira para pimpinan partai yang nantinya akan bergabung dengan PDIP untuk menjodohkan cawapres pendamping Ganjar akan menentukan sederet kriteria yang harus dipenuhi”, ujarnya.

Meski begitu, Nyarwi mengingatkan bahwa dinamika pemilu terkait calon presiden dan cawapres masih akan terus berlanjut, dan bisa naik turun sewaktu-waktu.

“Tentunya kita perlu mencermati perubahan dinamika elektoral dalam preferensi pemilih bagi tokoh-tokoh potensial yang berpeluang dicalonkan oleh partai sebagai pendamping Ganjar,” kata guru besar dan pemerhati komunikasi politik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebelumnya Jumat (21/4), PDI Perjuangan mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden periode 2024-2029 pada Sarasehan ke-140 DPP Partai Pemekaran Tiga Pilar dengan Agenda Konsolidasi Internal dan Persahabatan Idul Fitri 1444 H di Istana Batu dari Tulis, Bogor, Jawa Barat.

Sebagai informasi, pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dibuka mulai 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.

7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilihan Umum), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi syarat untuk memperoleh kursi minimal 20% dari jumlah keseluruhan. suara untuk kursi DPR atau memperoleh 25% suara sah secara nasional pada pemilu parlemen sebelumnya.

Baca juga:  Meski Menjanjikan, Giorgio Scalvini Jadi Target Sulit Bagi Inter

Saat ini terdapat 575 kursi di DPR, sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan jumlah suara sah minimal 34.992.703 suara.


Baca juga

PPP Tetapkan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024



Source link