SEPUTARPANGANDARAN.COM – Long weekend liburan Paskah, objek wisata Pantai Pangandaran diserbu pengunjung.
Wisatawan tampak memadati bibir Pantai Barat Pangandaran. Wisatawan asyik berenang, menikmati water sport atau hanya sekedar bermain pasir dan menikmati suasana pantai sambil makan bersama.
Yudha Adi Dharma (50) wisatawan asal Bogor menyampaikan, libur panjang kali ini dimanfaatkan bersama keluarga berwisata ke Pangandaran.
“Kalau dikita kan ada tradisi munggahan menjelang bulan Ramadhan, nah jadi liburan kali ini sekaligus munggahan,” terangnya.
Baca juga : Khawatir Larangan Mudik Lebaran, Wisatawan Pilih Liburan ke Pangandaran Lebih Awal
Menurutnya, munggahan adalah tradisi masyarakat Jawa Barat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Munggahan umumnya dilakukan dengan cara berlibur dan makan bersama.
“Harus munggahan dulu, dan anak-anak semangat puasanya,” kata Yudha.
Terkait situasi pandemi COVID-19, Yudha mengaku ada rasa khawatir namun dia tak kuasa menahan desakan anak-anaknya.
“Khawatir ada, tapi namanya orangtua pasti mengalah kalau anak sudah merengek. Tapi kita tetap menerapkan Prokes. Lagi pula pantai kan luas, jadi bisa menjaga jarak,” kata Yudha.
Baca juga : Mudik Lebaran Dilarang, PHRI Pangandaran Angkat Bicara
Di tempat terpisah Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana mengatakan para pelaku usaha pariwisata terutama hotel dan restoran sudah menerapkan protokol kesehatan.
“Kami PHRI ikut mengawasi penerapan Prokes di hotel dan restoran. Selain itu karyawan hotel juga sudah menjalani vaksinasi,” kata Agus.
Dia berharap upaya penerapan Prokes hotel dan restoran ini didukung oleh wisatawan.
Terkait tingkat okupansi di libur panjang akhir pekan ini dia membenarkan adanya kenaikan.
“Ada kenaikan lumayan, tapi angkanya atau prosentasenya belum kami rekap. Yang jelas lumayan meningkat,” kata Agus.***





