PANGANDARAN – Akses terhadap pelayanan kesehatan spesialistik yang dekat dan berkualitas menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan hidup pasien penyakit kronis. Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengoptimalkan operasional Unit Dialisis (Cuci Darah) guna melayani pasien gagal ginjal di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar kota.

​Bagi penderita gagal ginjal kronis, terapi hemodialisis merupakan prosedur rutin yang harus dijalani sepanjang hidup, biasanya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Keberadaan fasilitas penunjang medis ini di RSUD Pandega terbukti memberikan dampak signifikan, baik dari sisi efisiensi waktu, biaya transportasi, hingga penguatan kondisi psikologis pasien.

​Memotong Jarak Demi Kualitas Hidup

​Berdasarkan kesaksian pasien yang dirilis manajemen RSUD Pandega Pangandaran, keberadaan unit cuci darah di rumah sakit plat merah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat lokal.

​Salah seorang pasien hemodialisis reguler bernama Wari, warga asal Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, membagikan pengalamannya. Sebelum unit dialisis di RSUD Pandega beroperasi penuh, pasien di wilayah pesisir selatan ini kerap harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah yang jarak tempuhnya memakan waktu berjam-jam. Hal tersebut tidak jarang memperburuk kondisi fisik pasien akibat kelelahan di perjalanan.

​”Saya pasien HD (Hemodialisa), alamat saya di Parigi. Saya cuci darah sekarang di RSUD Pandega,” ujar Wari dengan raut wajah optimis saat menjalani proses terapi di ruang perawatan dialisis.

​Komitmen Pelayanan dan Fasilitas Modern

​Pihak manajemen RSUD Pandega Pangandaran menjelaskan bahwa Unit Dialisis ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien yang harus menghabiskan waktu beberapa jam di atas tempat tidur perawatan. Didukung oleh jajaran dokter spesialis penyakit dalam, perawat mahir tersertifikasi dialisis, serta mesin-mesin cuci darah modern berkemampuan mutakhir, rumah sakit memastikan prosedur berjalan sesuai standar keselamatan pasien yang ketat.

​Langkah penguatan layanan dialisis ini sejalan dengan visi rumah sakit untuk terus bertransformasi menjadi pusat rujukan kesehatan utama di Pangandaran. Melalui ketersediaan layanan cuci darah yang dekat dari rumah, RSUD Pandega berharap dapat mengembalikan semangat dan kualitas hidup para penderita gagal ginjal agar tetap dapat beraktivitas bersama keluarga tercinta.