SEPUTARPANGANDARAN.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Pangandaran, sejak Kamis (18/6/2020) malam, mengakibatkan beberapa bangunan ambruk.

Salah satu bangunan yang terdampak adalah bangunan milik Pemerintah, Gedung Lokabina Pramuka di Pamugaran Pangandaran.

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pangandaran, Apip Winayadi menyampaikan hujan deras disertai angin kencangsemalam suntuk telah mengakibatkan gedung Lokabina Pramuka di Pamugaran Pangandaran ambruk.

“Bangunan gedung Lokabina Pramuka ambruk terkena angin dan guyuran hujan semalam,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Selasari Kecamatan Parigi Ugas Tugaswaara, kejadian hujan deras dan angin juga mengakibatkan rumah milik warganya tertimpa pohon atas nama Hendra Dusun Giriharja Rt 02/10 Desa Selasari Kecamatan Parigi.

“Kami bersama masyarakat bergotong royong membantu membereskan pohon roboh tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Selasari Kecamatan Parigi Ugas Tugaswaara, kejadian hujan deras dan angin juga mengakibatkan rumah milik warganya tertimpa pohon atas nama Hendra Dusun Giriharja Rt 02/10 Desa Selasari Kecamatan Parigi.

“Kami bersama masyarakat bergotong royong membantu membereskan pohon roboh tersebut,” ungkapnya.

Menurut dia pada saat pemilik rumah sedang melaksanakan ronda malam sekitar pukul 00.00 WIB hujan besar dan ada anging puting beliung karena berputar persis di lokasi kejadian hingga mengakibatkan pohon pohpohan besar roboh.

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 jutaan karena harus direnovasi semua dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Sementara Entis Sutisna (47) warga Cijulang menambahkan di wilayah Dusun Balengbeng Rt 02/01Desa Margacinta Kecamatan Cijulang juga ada salah satu bengkel yang ambruk dan beberapa rumah milik warga tergenang air banjir cileuncang.

“Ada juga pohon tumbang dan sebagian jalan desa tergenang banjir cileuncang,” tambahnya.***