Cerita Didi Ditangkap saat Tidur Usai Pakai Sabu di Kampung Bahari
Seorang pegawai gudang PT BMS, Didi (37) tertangkap saat tidur usai memakai di dalam Kampung Bahari. Didi tak tahu ada penggerebekan dalam wilayah tersebut.
“Saya tertangkap oleh sebab itu sudah pakai (sabu), terus saya tidur,” kata Didi saat ekspos kasus penggerebekan Kampung Bahari pada Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (26/9).
Didi mengaku hendak beristirahat sejenak, namun tiba-tiba aparat menggerebek lokasi tersebut.
Didi bukan sendirian. Pegawai jasa kepelabuhanan lainnya bernama Aris (25) juga mengambil bagian tertangkap dalam penggerebekan itu.
Aris merupakan manusia petugas pengecekan barang di tempat perusahaan jasa ekspedisi swasta Pelabuhan Tanjung Priok.
“Tadi saya baru abis pakai (sabu), tadi sih baru pulang kerja di tempat Pelabuhan Tanjung sebagai Klani (pengecek) barang pada sana,” kata Aris.
Menurut Aris, dirinya sudah lebih banyak dari dua kali membeli sabu di tempat Kampung Bahari.
Petugas reserse gabungan Polres Metro Jakarta Utara melakukan penggerebekan pada Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 34 orang diduga pelaku aktivitas pidana kasus penyalahgunaan narkoba, pencurian dengan kekerasan serta pencurian dengan pemberatan.
Polisi juga mengamankan ganja seberat 5,6 kilogram serta sabu seberat 1,6 kilogram.
“Selain itu, kami juga menyita ganja sintetis seberat 28 gram, kemudian beberapa alat hisap yang digunakan untuk penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan.
Gidion mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya, seperti air soft gun hingga puluhan senjata tajam.
“Selain itu ada tiga pucuk senjata laras panjang kemudian tiga buah senjata laras pendek jenis air soft gun, serta 60 buah senjata tajam berbagai ukuran serta lima unit sepeda motor,” ujarnya.
Sumber: CNN Indonesia
