KabarOto.com – Untuk mengetahui produk klakson Denso asli atau palsu, ketahui saja cara mudah ini. Ini dia tips Denso untuk menghindari pemalsuan produk klaksonnya.
Klakson Denso memiliki umur panjang dan suara yang nyaring namun tetap nyaman di telinga. Namun sayangnya banyak beredar produk palsu atau tiruan yang mirip dengan Denso, hal ini jelas merugikan konsumen.
Untuk itu, PT Denso Sales Indonesia (DSIA) selaku pemilik merek Denso di Indonesia telah berbagi tips bagaimana membedakan klakson asli dengan tiruannya.
Baca juga: Loctite Indonesia gandeng Banteng Motorsport dan Arjuna EV untuk uji coba produk
Pencetakan kotak warna
Kemasan memiliki warna terang dan foto produk Denso, tiruan/palsu cenderung berwarna pucat baik di foto maupun di kotak kemasan produk.
Printing/printing pada bagian horn stay
Cetak kualitas pada dudukan klakson, atau tulisan di bagian belakang klakson. Dokumen asli memiliki teks tebal dan mudah dibaca. Tulisan merek Denso jelas, kualitas cetakan pada produk bagus, sedangkan untuk imitasi cenderung membulat, dan tulisan dicetak terbalik menghadap posisi Nut Hexagon.
Bentuk baut atau ulir tanduk
Kepala skrup atau sering disebut dengan skrup kepala klakson Denso asli dibuat dengan desain khusus dan tidak terlalu cekung. Sedangkan klakson imitasinya seperti kepala skrup biasa.
Posisi 4 lubang vibrator
Klakson Denso asli memiliki 4 lubang vibrator untuk kualitas suara yang jernih, sementara sebagian besar penirunya tidak memiliki lubang vibrator di bagian depan klakson.
bentuk kacang heksagonal
Kepala sekrup atau mur hex berada di tengah menahan pelat tanduk dengan braket. Terlihat bahwa hex nut asli lebih pendek/tipis dibandingkan versi imitasi yang cenderung lebih tebal dengan finishing yang kasar.
membunyikan klakson
Terakhir mengandalkan pendengaran, kualitas suara klakson Denso memiliki suara yang lantang dan nyaring.
Baca Juga: Rabbit and Wheels Rilis Jaket Edisi Khusus di WSBK Mandalika
“Namun tip lainnya adalah jangan sampai tergiur dengan harga murah, perhatikan fitur-fitur yang telah disebutkan di atas. Jika Anda melakukan pembelian secara offline atau online, reputasi penjual sangat penting untuk Anda perhitungkan”, ujar Reinard Winardi sebagai Asisten Manajer Umum DSIA Reinard Winardi.
Selalu cek setelah melakukan transaksi offline dan online, mengacu pada cara membedakan klakson asli dan imitasi seperti yang telah dijelaskan di atas.





