SECARA LUAS tidak harus baru. Daripada harus bangga punya mobil baru, tapi setelah pulang kampung bingung bayar cicilan, mending hati-hati beli mobil bekas, tapi dalam kondisi bagus. Saat pulang kampung, kondisi kendaraan menjadi sangat penting, karena selain faktor keamanan, faktor kenyamanan juga harus menjadi perhatian saat menempuh perjalanan jauh.

Menjelang kembalinya Idul Fitri 1444 H, menurut Naga Sujady, CEO PT Astra Digital Mobil (Mobbi), kebanyakan masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi sehingga penjualan mobil juga meningkat.

Baca juga:

Pelajari lebih lanjut tentang fitur mode mengemudi di mobil modern

“Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca dihapuskannya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan tidak adanya pembatasan perjalanan, kami melihat penjualan mobil berpotensi meningkat selama periode Ramadhan-Idul Fitri tahun ini karena masyarakat cenderung menggunakan mobil pribadi sebagai alat transportasi utama mereka selama masa penyambutan Lebaran kali ini,” ujar Naga Sujady.

Meski harga mobil bekas jauh lebih terjangkau, namun jangan lupa Anda juga harus lebih cermat dan teliti dalam menentukan pilihan. Pastikan untuk memeriksa kondisi fisik mobil dan dokumennya.

Baca juga:  Masih Perlukah Pakai Cover Mobil Ketika Parkir di Garasi?
kembali ke rumah
Petugas keamanan mengatur arus pulang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Jangan sampai karena ingin mendapatkan harga mobil bekas semurah mungkin, malah menghabiskan banyak uang untuk perawatan dan perbaikan di kemudian hari.

Untuk mengantisipasi itu, berikut beberapa tips untuk membantu Anda memilih mobil bekas. Pertama, tetapkan anggaran dan jangan lupa menambahkan biaya tambahan seperti biaya transfer nama dan biaya pajak progresif.

Baca juga:

Cara cerdas merawat mobil D-CVT Anda

Kedua, pastikan untuk memeriksa kondisi mobil bekas dengan cermat. Jika Anda tidak bisa menilai kondisi mobil, minta bantuan mekanik untuk memeriksa kondisi mesin, rem, sistem kelistrikan, dan bagian penting lainnya.

ketiga, periksa kilometer mobil, karena semakin besar jumlah kilometer pada mobil, semakin besar kemungkinan mobil rusak. Ingatlah bahwa odometer mobil dapat dengan mudah disetel ulang untuk membuat kilometer yang ditempuh tampak kurang dari yang sebenarnya.

kembali ke rumah
Pantau lalu lintas pulang kampung di pintu tol Cikupa, Tangerang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Keempat, jangan ragu untuk meminta bukti perawatan dan perbaikan mobil, seperti invoice bengkel atau bukti penggantian suku cadang. Ini akan membantu Anda memahami riwayat mobil dan seberapa sering perlu diperbaiki.

Baca juga:  10 Gambar Spoiler Mobil yang Tidak Biasa, Yang Bisa Jadi Tali Jemuran!

Kelima, terakhir, pastikan dokumen kendaraan Anda lengkap dan valid. Cek BPKB, STNK dan invoice pembelian mobil.

Jika ingin membeli mobil bekas dengan aman dan nyaman, pilihlah jasa jual beli mobil terpercaya. Platform mobil bekas online Mobbi menawarkan mobil bekas berkualitas dengan harga terjangkau.

Dalam jasa jual beli mobil bekas terpercaya terdapat jaminan keamanan dokumen kendaraan, karena Mobbi merupakan perusahaan yang berada di bawah naungan grup otomotif Astra. Tersedia juga katalog mobil bekas lengkap dengan berbagai merek dan model mobil mulai dari mobil keluarga, city car hingga SUV.

Setiap mobil telah melalui proses pemeriksaan menyeluruh oleh mekanik profesional sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi.

Selain itu, ada juga layanan penukaran kendaraan yang memungkinkan penukaran kendaraan lama dengan kendaraan bekas.

Baca juga:

Selamat datang tips agar anak Anda tidak rewel saat bepergian



Source link