Baterai keramik diharapkan dapat menggantikan lithium yang sering bermasalah

Salah satu baterai yang berpotensi menggantikan lithium adalah baterai solid-state ceramic.

Baterai keramik solid-state atau mulai diperkenalkan sebagai baterai keramik akan menjadi teknologi baterai yang diusung oleh PT Niterra Mobility Indonesia dan saat ini sedang dalam tahap pengujian.

Ujiannya tidak cuek, tempatnya di luar angkasa. Lokasi pengujian menjadi pertimbangan karena kondisinya akan lebih ekstrim daripada di Bumi.

“Apakah teknologi baterai ini bisa diandalkan dalam kondisi ekstrem? Saat diluncurkan ke luar angkasa, baterai akan menghadapi kondisi cahaya luar biasa dan panas ekstrem,” katanya.

Dengan menjalankan proses pengujian ini, pihak Anda akan menilai apakah kemudian baterai tersebut akan menjadi solusi untuk masalah Li-Ion tersebut.

“Kami ingin melihat apakah teknologi kami bisa melakukan itu atau tidak (cahaya, panas dan juga guncangan”), ujarnya.