Bamsoet Minta Pemerintah Tambah Kekuatan TNI/Polri di Papua

Merah Putih. dengan – Presiden MPR RI Bambang Soesatyo mendesak pemerintah meningkatkan kekuatan personel gabungan TNI dan Polri di Papua.

“Mendesak pemerintah pusat bersama aparat gabungan TNI-Polri untuk menambah jumlah personel guna memperkuat dan meningkatkan keamanan di wilayah Papua, serta memutus mata rantai sembako kelompok kriminal bersenjata (KKB),” kata Bamsoet, RI Presiden MPR, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca juga:

Jokowi mengatakan telah mengucurkan ribuan triliun rupiah ke Papua

Penambahan personel tersebut, kata Bamsoet, untuk memastikan keamanan masyarakat Papua, baik di wilayah yang baru saja diteror maupun di seluruh wilayah Papua yang berpotensi aksi teror oleh KKB.

Ia juga meminta gabungan TNI, Polri, dan Pemda untuk fokus pada upaya penanganan kekerasan atau penyerangan KKB yang berulang kali terjadi di wilayah Papua, serta terus mengejar dan menindak tegas para pelaku KKB yang melakukan perbuatan tersebut. . Kengerian.

“Saya telah meminta pemerintah untuk mengidentifikasi dan memetakan pola penyerangan KKB guna menentukan strategi yang tepat bagi TNI dan Polri untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil setempat dalam menghadapi dan memberantas aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB,” ujarnya.

Baca juga:  Marak Penundaan Laga Liga 1 2022-2023, Presiden Jokowi Minta Perizinan Event Olahraga Tak Dipersulit

Bamsoet juga mendesak pemerintah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama TNI-Polri untuk melakukan langkah preventif dan membuka ruang dialog persuasif secara ketat dengan para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Baca juga:

Jokowi membuka pusat kreatifitas pemuda dan penanaman jagung di Papua


Ruang dialognya adalah menghentikan aksi teror KKB, mengingat selama ini aksi yang dilakukan KKB di Papua telah mengancam keselamatan masyarakat dan menimbulkan ketakutan warga sipil dengan aksi teror yang menimbulkan korban jiwa.

Pernyataan tersebut disampaikan Bamsoet menanggapi aksi teror KKB yang menembak seorang tukang ojek di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (22/3).

“Menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas hilangnya nyawa yang terjadi dalam peristiwa tersebut, sekaligus mengecam keras penyerangan KKB tersebut,” ujarnya.

Baca juga:

Jokowi menugaskan TNI-Polri ke BIN untuk ikut membantu pembangunan Papua



Source link