KabarOto.com – Grup Bakrie baru saja memulai babak baru di pasar sepeda motor listrik dengan melakukan uji pasar atau uji publik terhadap VKTR (Vector) Model V.
Ia mengatakan, beberapa sepeda motor listrik yang bisa dijajal memang sengaja ditujukan untuk segmen khusus, yakni pasar wanita.
“Ya, kami melakukan studi dan penelitian sebelum memulai produksi sepeda motor listrik kami. Hasilnya menarik karena kami menemukan mayoritas pengguna sepeda motor listrik adalah wanita yang menyukai kepraktisan”, ujar Dino A Ryandi selaku COO VKTR.
“Kami tidak mau gegabah dengan (produksi) sepeda motor listrik. Kami butuh masukan, selain mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kendaraan listrik,” ujar Dino.
Baca Juga: Yamaha Indonesia Masih Belum Mau Jual Motor Listrik, Ternyata Ini Alasannya

Ia membagi uji pasar ini menjadi 2 sesi. Sesi 1 dilakukan oleh reseller dan pemilik, sedangkan sesi 2 dilakukan oleh calon end-user atau pengguna.
“Hasil dari keduanya akan menjadi salah satu pertimbangan penting saat kami melangkah ke tahap penelitian dan pengembangan selanjutnya,” ujar Budi Kurniawan, Marketing Communications and Promotion Manager Bakrie Group.
Pihaknya memperkirakan penjualan kendaraan roda empat harus terus tumbuh, sehingga sepeda motor listrik juga mulai diminati masyarakat.
Baca juga: Grup Bakrie lakukan uji pasar sepeda motor listrik Vector Model V

“Testimoni dan kontribusi dari para perempuan, kami akan mendapatkan feedback yang baik secara langsung sesuai dengan keinginan mereka. Ini akan menjadi data yang signifikan bagi perkembangan kami”, ujarnya.
Dikatakannya, saat ini masih ada konsumen yang ragu untuk beralih karena faktor harga. Bahkan jika dihitung total biayanya, konsumen tidak perlu mengeluarkan uang untuk perawatan sebanyak yang mereka lakukan dengan sepeda motor konvensional.
“Misalnya kalau bicara biaya yang bisa dihemat dengan sepeda motor listrik selama tiga tahun, tidak beli bensin, juga hemat tanpa ganti oli, busi dan lain-lain”, tutupnya.





