KabarOto.com – Kalau melihat mobil balap, biasanya sudah tidak asing lagi dengan istilah Independent Electronic Control Unit (ECU). Lantas apa sebenarnya fungsi dari alat ini? Mari kita bahas secara singkat.
Mobil balap sering menggunakan ECU otonom untuk memaksimalkan potensi mesin, yang tidak dapat diatur langsung oleh ECU mobil standar.

Standalone ECU memiliki fitur untuk mengatur seluruh mesin dan membuka fitur lain untuk balapan. Contohnya seperti launch control, anti lag pada mobil turbo dan lainnya dimana fitur tersebut tidak terdapat pada ECU standar.
Baca juga: Radical Motorsport SR1 XXR Mobil balap bertenaga 200 Dk
Saat pemasangan pun, ECU standalone akan fokus mengatur performa mesin secara keseluruhan, sedangkan ECU standar hanya memastikan indikator speedometer tetap bekerja dan transmisi otomatis tetap bekerja normal.

“Menggunakan standalone ECU bisa menandingi ECU standar, sehingga bisa menjaga semua indikator seperti RPM, kecepatan, semua berjalan di dashboard,” ujar Yuda Resigama selaku karyawan AHT Garage.
Baca juga: Shelby Mustang Mach-E GT Jadi Lebih Ringan
Atau bisa juga saat mobil balap melakukan pergantian mesin dan mesin tersebut tidak memiliki ECU standar maka tidak akan menjadi masalah. Karena tuner cukup melakukan setting ECU Standalone saja.

“Kalau mobil balap ganti mesin, tidak ada ECU standar, tidak ada masalah dengan hanya menggunakan ECU standalone. Tapi kalau speedometer di dashboard, harus pakai yang lain, misalnya sekarang sudah menggunakan dashboard digital untuk itu semua bisa dilihat dari sana”, jelasnya.





