Pilah-Kemas-Setor Sampah di Waste Station Rekosistem RDTX Place

Omong kosong telah menjadi masalah besar di dunia, termasuk Indonesia, khususnya Jakarta sebagai kota besar. Masalah sampah tidak hilang dalam semalam. Namun, konsistensi dan upaya bersama bisa menjadi solusi yang lambat tapi pasti untuk mengurangi masalah sampah.

Konflik utama dengan sampah adalah tidak selalu bisa dimusnahkan atau dihilangkan dari muka bumi. Namun, tumpukan sampah yang jika dibayangkan membuat ingin muntah, bisa diolah dan didaur ulang kembali menjadi komoditas siap pakai.


BACA JUGA:

Magister Transformasi Sampah Plastik Menjadi Karya yang Bernilai Ekonomis

Upaya yang dilakukan oleh Rekosistem (PT Khazanah Hijau Indonesia) berhasil stasiun sampah Yang baru ada di RDTX Place, Kuningan, Jakarta. Tempat pembuangan sampah akan menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan gaya hidup berkelanjutan. “Sampah lebih bermakna bagi kita semua, mulai dari masyarakat hingga produsen bahkan pemerintah. Jadi saya harap ada stasiun sampah di RDTX ini bisa memudahkan masyarakat untuk memilah, mengemas dan membuang sampah,” ujar musisi kondang Indonesia Andien yang kini menjadi konsultan eco living Rekosistem.

Baca juga:  Gunakan Charging Station Mobil Listrik di Mall, Segini Biayanya
andien
Andien menyampaikan pentingnya memisahkan sampah yang dapat didaur ulang. (Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Menurutnya, langkah menjaga lingkungan bisa datang dari individu. Ia menyarankan agar masyarakat mulai memilah sampah dari rumahnya, sehingga sampah yang masih bisa diolah bisa didaur ulang kembali, sehingga menjadi produk siap pakai.

“Ternyata gaya hidup yang kita jalani selama ini membuang sampah pada tempatnya sudah tidak memadai lagi. Karena sampah yang kita buang tidak dipisahkan, tidak bisa lagi diolah, tidak bisa didaur ulang sehingga, akhirnya menjadi barang yang tidak berguna, hanya bisa dibuang,” jelas Andy.


BACA JUGA:

Pengolahan Sampah Terintegrasi dengan Pertanian Perkotaan

stasiun sampah
Menuju

Sejauh ini, ada sekitar 28 stasiun sampah aktif di berbagai wilayah Pulau Jawa mulai DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Untuk mendorong kebiasaan memilah, mengemas, dan menyetor, Rekosistem juga akan memberikan serangkaian insentif bagi mereka yang menyetorkan sampah ke tempat pengumpulan sampah. stasiun sampah.

Misalnya, untuk setiap kilogram sampah yang bisa diolah, Anda akan mendapatkan 800 rekopoint yang setara dengan Rp 800. Poin tersebut nantinya akan ditukarkan dalam bentuk dompet elektroniksehingga bisa dibelanjakan untuk mitra F&B yang sudah bekerja sama dengan Rekosistem.(waf)


BACA JUGA:

Daur Ulang Selamanya, Tukar Sampah dengan Makanan Dasar



Source link