
MerahPutih.com – Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Hardiyanto Kenneth tingkat tindakan Ganjar Pranowo yang menyebut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai menerima pengaduan warga, tak perlu dipersoalkan.
Hardiyanto mengatakan warga ibu kota harus mendukung aksi Ganjar yang pandai berkomunikasi. Karena tidak semua orang bisa berkomunikasi dengan kepala daerah.
Baca juga
Ganjar tidak perlu mengurus Jakarta, lebih baik menyejahterakan rakyat Jawa Tengah
Menurutnya, Ganjar memiliki koneksi yang baik untuk bisa berkomunikasi dengan para pemimpin Jakarta. Alhasil, Ganjar dengan luwes menyampaikan rintihan warga ibu kota.
“Saya kira tidak ada masalah. Ini komunikasi. Dia membantu kami, kami berterima kasih kepada Pak Ganjar,” kata Kenneth di Jakarta, Selasa (27/6).
Ia juga yakin para kepala daerah bisa mengikuti jejak Gubernur Jawa Tengah yang ahli dalam menanggapi keluhan masyarakat.
“Ngomong-ngomong Pak Ganjar solusinya cepat bertindak, jadi langsung telepon,” ujarnya.
Kenneth pun mengaku geram dengan sikap warganet atau masyarakat yang mencemooh tindakan Ganjar, karena dianggap telah melampaui kewenangannya dengan mencampuri urusan Jakarta, padahal dia adalah Gubernur Jawa Tengah.
“Ya, kalau kita memang berjiwa besar dan kita sama-sama ingin bekerja sama membangun Jakarta, pendapat dan pemikiran kita tidak boleh negatif,” katanya.
Baca juga
Tanggapan Pj Heru ditanggapi Ganjar atas aduan pedagang Pasar Anyar Bahari
Sebelumnya, Ganjar menghubungi interim Heru Budi Hartono untuk menyampaikan keluhan para pedagang di Pasar Anyar, Jakarta Utara.
Pengaduan yang disampaikan pedagang kepada Ganjar, tentang nilai iuran bulanan. Pedagang juga mengeluhkan sepinya pasar karena kalah jualan online.
Namun, usai aksinya, Ganjar mengaku kaget dibully di media sosial karena mengadukan warga ke Gubernur DKI Jakarta.
“Tidak (membaca potensi pengaduan). Ini masalah pelayanan publik yang umum,” kata Ganjar.
“Karena kemarin saya datang ke pasar, saya telepon Pak Gubernur DKI, Sekda DKI, dua-duanya kebetulan saya kenal, mereka menagih, kok diintimidasi”, herannya. (asp)
Baca juga
Ganjar diminta fokus menangani masalah di Jawa Tengah dibandingkan mengurus daerah lain





