Ketahui Hal Ini Bila Ingin Menindik Bagian Tubuh

PIRING Beberapa bagian wajah atau tubuh dibuat untuk mempercantik penampilan. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika Anda memutuskan untuk melakukan penindikan. Sebab, jika dilakukan sembarangan, tindik memang bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Seperti dikutip dari HealthReplies.comSabtu (29/4), tindik atau tindikan Dia metode membuat lubang kecil pada bagian tubuh tertentu dengan cara menusukkan jarum. Nantinya, lubang tersebut akan menjadi tempat menempelkan perhiasan.

Baca juga:

Keloid bisa hilang

Ada beberapa risiko kesehatan dari tindik jika alat yang digunakan tidak steril. (Foto: Unsplash/Lorenzo)

Menusuk bagian tubuh sebenarnya merupakan tindakan yang aman untuk dilakukan. Namun, jika penindikan dilakukan dengan bahan yang tidak steril, Anda berisiko tertular penyakit menular seperti tetanus, HIV, dan hepatitis B dan C.

Sebelum melakukan pengeboran, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal agar tetap aman dan terhindar dari gangguan kesehatan yang mungkin terjadi.

1. Pastikan sebelumnya Anda sudah mendapatkan vaksinasi terutama vaksin tetanus dan hepatitis B.

2. Pilih tempat penindikan yang bersih dan ikuti prosedur keselamatan klien. Hal ini terlihat dari kebersihan alat bor yang digunakan dan jarum yang masih tersegel. Selain itu, situs penindikan yang baik biasanya memiliki mesin penusuk atau alat sterilisasi autoklaf (autoklaf).

Baca juga:  BAMTC 2023: Chico Aura Penasaran Ingin Lawan Kodai Naraoka

3. Bersihkan area tubuh yang akan ditusuk jarum sebelum ditusuk. Penggunaan sabun antiseptik sangat dianjurkan.

4. Pastikan jarum tindik bukan jarum bekas. Jarum yang digunakan harus baru, masih tersegel, steril dan diasah dengan baik.

5. Pastikan orang yang melakukan penindikan sudah mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan sekali pakai sebelum melakukannya.

Baca juga:

Bu, Pahamilah Tentang Menusuk Telinga Anak Anda



Jika Anda ingin menempel. juga mengetahui kondisi tubuh. (Foto: Unsplash/Kimia)

6. Harap pastikan bahwa Anda tidak alergi terhadap bahan perhiasan, misalnya alergi terhadap logam atau bahan logam.

7. Pilih perhiasan yang terbuat dari bahan yang tidak beracun, seperti emas murni, titanium, niobium atau jenis baja lainnya dengan kualitas yang sama dengan instrumen bedah (baja tahan karat bedah).

8. Setelah menindik, bersihkan perhiasan dan lubang tindik secara teratur.

Selain beberapa hal di atas, perhatikan juga kondisi Anda saat ingin menusuk bagian tubuh. Karena ada beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk dilakukan tindik, antara lain orang dengan sistem kekebalan tubuh dan gangguan pendarahan, ibu hamil, penderita diabetes dan penderita alergi. (jauh)

Baca juga:  Ini bulan promosi Ramadhan Hyundai, ada gratis biaya bahan bakar sebesar Rp 15 juta

Baca juga:

4 fakta menarik tentang ‘piercing’ yang menjadi tren



Source link