Punya Logistik, Erick Dinilai Tepat Dampingi Ganjar

Merah Putih. dengan – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) telah memutuskan Ganjar Pranowo menjadi calon presiden.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai Menteri BUMN yang juga Presiden Jenderal (Ketum) PSSI Erick Thohir merupakan pasangan yang tepat bagi capres PDI Perjuangan.

Baca juga:

Setelah Ganjar dilantik oleh PDIP, PPP mengumpulkan kader

“Pas kalau Ganjar Pranowo disandingkan dengan Erick Thohir,” kata Qodari.

Direktur Eksekutif Indo Barometer itu menjelaskan, PDIP dan Ganjar Pranowo merupakan perwakilan dari kaum nasionalis. Berkaca pada sejarah pemilihan presiden dan pemilihan umum di Indonesia, orang melihat partai-partai yang mewakili corak bangsa.

Di sisi lain, Erick Thohir merupakan bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), ormas Islam terbesar di Indonesia dan dunia.

Qodari mengatakan Erick Thohir merupakan anggota kehormatan Pengurus Banser Ansor NU dan Ketua Dewan Pengarah (SC) Pengurus Harlah NU ke-100.

“Saya memiliki gambaran dan keyakinan bahwa PDI Perjuangan memiliki insting untuk berkoalisi dengan NU. Jadi ada nama-nama yang berasal dari keluarga besar NU, misalnya kalau yang bukan partisan itu Erick Thohir,” ujar Qodari.

Baca juga:  Ganjar: Negara harus kritis kembangkan item dalam negeri

Ia mengatakan, Erick Thohir merupakan warga NU yang memiliki bekal penuh sebagai calon wakil presiden.

Mantan presiden Inter Milan itu memiliki pengalaman kerja yang luar biasa, memiliki hubungan dekat dengan Ganjar Pranowo, mumpuni, didukung oleh partai politik seperti PAN dan PPP, serta memiliki kekuatan logistik.

“Sebenarnya kalau bicara cawapres banyak variabelnya, pertama kelayakan, dukungan parpol, ketiga sumber daya atau logistik,” kata Qodari.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023. (Knu)

Baca juga:

Menjadi calon presiden reward harus hati-hati dalam bertindak



Source link