
MerahPutih.com – Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mendukung percepatan pembangunan Jakarta Sewage Development Project (JSDP) zona 1 jaringan pipa air limbah Paket 5 (Area 2-1) dan Paket 6 (Area 2-2).
JSDP sedang membangun jaringan perpipaan untuk sistem pengelolaan sampah rumah tangga berskala perkotaan yang terpusat dan terintegrasi di Provinsi DKI Jakarta.
Baca juga
Pjs DKI 1 melarang anak buahnya mudik sebelum arus penyambutan lebaran
“Saya serahkan kepada pihak penyedia jasa, agar ketika proses pembangunan berlangsung dan berdampak pada trotoar, saya harap rambu-rambu bangunan diperhatikan dan prosedur dilaksanakan dengan baik. Agar proses pembangunan tidak mengurangi kenyamanan dan manfaat masyarakat. dirasakan oleh masyarakat”, kata Heru, Rabu (12/12/2019) 4).
Heru menginstruksikan kepada seluruh instansi dan pihak terkait untuk membantu kelancaran proses pembangunan ini, antara lain meliputi sosialisasi, perizinan, pengamanan situasi, dan pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung.
Harapannya, pembangunan ini dapat terlaksana sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.
Namun, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, JSDP dibagi menjadi 15 zona. Salah satu kawasan prioritas yang akan dibangun yaitu Zona 1 yang terdiri dari enam paket antara lain pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan.
Baca juga
Pj DKI 1 Mengizinkan pemudik untuk mengajak kerabat ke Jakarta asalkan memiliki pekerjaan
Paket 1, 2, 3, dan 4 dibangun dengan sumber pendanaan dari APBN melalui pendanaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA), sedangkan paket 5 dan 6 dibangun dengan dana dari APBD Provinsi DKI Jakarta. Paket 5 dan 6 melayani lima kecamatan di Jakarta Barat dan satu kecamatan di Jakarta Utara.
“Pembangunan Zona 1 ini merupakan sinergi bersama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk itu, kami gencar berkomunikasi dan berkoordinasi agar pembangunan ini terlaksana sesuai target,” dia berkata.
Pembangunan JSDP merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI untuk meningkatkan akses sanitasi sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024 untuk mencapai 90% akses sanitasi layak.
Pada tahun 2021, DKI hanya akan mencapai 79,20% akses sanitasi layak. Selain itu, JSDP juga dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh buruknya kualitas air permukaan dan air tanah, serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, khususnya kualitas air permukaan dan air tanah.
“Dengan terciptanya sanitasi yang layak dan aman bagi masyarakat akan mendukung program penurunan stunting,” ujarnya. (asp)
Baca juga
Sementara DKI 1 meminta anak buahnya bersiaga melindungi ibu kota selama masa pengembalian





