India, Gizmologi – Vendor smartphone yang dikenal dengan sejumlah produk inovatif di pasaran, POCO kembali memperkenalkan smartphone entry-level di India. Namanya POCO C51, speknya cukup unik. Tidak lebih baik dari POCO C40, tapi kembaran dari seri Redmi terjangkau yang dirilis sebelumnya.
Ya, memang bukan pertama kali smartphone POCO hadir untuk meniru smartphone keluaran Xiaomi luar dalam. Yang sering terjadi adalah hanya pilihan warna yang dibedakan dengan menempatkan logo POCO di bagian belakang bodi. Selain seri POCO C, beberapa seri lainnya juga mengusung spesifikasi seri Redmi Note.
Di Indonesia saja, varian smartphone POCO seharga Rp. 1 juta baru keluar dengan satu tipe saja. Melalui POCO C40, konsumen bisa memilih smartphone dengan baterai dan layar jumbo, namun performa pas-pasan. Kurang lebih, kehadiran POCO C51 di India juga sama. Dengan harga yang lebih murah, beberapa bagian speknya malah lebih simpel.
Baca Juga: POCO M5s Kini Tersedia Offline, Harga Rp. 2 juta
Desain bodi POCO C51 dirancang agar tahan percikan

Seperti disebutkan sebelumnya, POCO C51 adalah bentuk lain dari Redmi A2+. Desainnya persis sama, tebal 9.1mm dan berat 192 gram. Di bagian belakang bodi, terdapat modul kamera yang mengusung dua sensor terpisah, yakni sensor sidik jari dan logo POCO di bagian bawah bodi. Spesifikasi kamera POCO C51 juga sangat sederhana.
Sensor utama beresolusi 8MP, sedangkan depth sensor di bagian samping beresolusi kurang dari 2MP. POCO sendiri tidak menyebutkan adanya mode malam, kecuali kecerdasan buatan atau dukungan AI. Di bagian depan, terdapat kamera 5MP berbentuk poni waterdrop. Mengisi layar seluas 6,52 inci yang beresolusi HD+ dan tipe panel IPS.

Selain tingkat pengambilan sampel sentuh 120Hz, POCO juga tidak menyebutkan jenis pelindung layar yang terpasang di kaca depan. Uniknya, speaker POCO C51 disematkan di bagian atas perangkat, diklaim mampu menghadirkan output yang sangat tinggi. Bodi belakangnya bertekstur agar nyaman digenggam serta perlindungan tahan cipratan air. Keunggulan lain yang dibawa adalah di sektor operasional.
Pertama di India dengan Helio G36

Bukan penerus POCO C40, POCO C51 membawa sederet pembaruan sebagai penerus POCO C31. Chipset telah naik kelas, meskipun jauh lebih kecil, dari MediaTek Helio G35 ke Helio G36. Sama-sama octa-core dengan inti Cortex-A53 dan fabrikasi 12nm. Kapasitas RAM diperluas, dengan opsi tertinggi adalah 4GB ditambah 3GB RAM tambahan, sehingga total menjadi 7GB “Turbo RAM”.
Agar tidak membebani performa chipset yang pas-pasan, POCO memasang sistem operasi Android 13 Go edition di POCO C51. Selain lebih ringan, tentunya akan mempengaruhi konsumsi energi. Di mana POCO menyediakan baterai 5.000mAh yang cukup standar. Masih menggunakan port micro-USB, dan tentunya belum support fast charging.
Resmi di India, harga POCO C51 mulai dari INR8499 atau sekitar Rp. 1,55 juta untuk varian 4+64GB. Sementara di Indonesia sendiri, harga POCO C40 yang memiliki layar dan baterai lebih besar dijual mulai Rp 1,599 juta (3+32GB) dan Rp 1,799 juta (4+64GB). Menurut Sobat Gizmo, apakah POCO C51 diperlukan sebagai opsi tambahan?





