
Merah Putih. dengan – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada anggota Fraksi PDIP DPR RI yang berlangsung tertutup di Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4).
Megawati hadir langsung di lokasi, dengan hadirnya anggota Fraksi PDIP yang dipimpin Ketua Fraksi Utut Adianto dan Sekretaris Bambang Wuryanto. Puan Maharani, anggota fraksi yang juga Ketua DPR RI, juga ikut dalam kegiatan tersebut.
Baca juga:
Ketua DPP mengakui terbuka peluang bagi PDIP untuk bergabung dalam Grand Coalition
Megawati didampingi beberapa pimpinan DPP, antara lain Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Presiden DPP Yasonna Laoly, Ahmad Basarah, Eriko Sotarduga, Rebekah Tjiptaning, Rokhmin Dahuri, Nusyirwan Soedjono, Hamka Haq dan Wakil Sekjen Arif Wibowo.
Dalam arahannya kepada para peserta acara, Megawati mengingatkan kader partai DPR agar serius dalam mempersiapkan pemilu 2024. Setiap orang harus mengingat dan menghayati prinsip bahwa PDIP merupakan bagian dari pilar NKRI.
“Sebanyak apapun partai politik di Indonesia, PDI Perjuangan harus menjadi pilar negara. Artinya, kapanpun negara ini eksis, PDI Perjuangan harus menjadi partai pelopor yang akan menjadi pilar negara ini,” kata Megawati.
Prinsip ini, kata Megawati, harus diwujudkan dalam tindakan kader di lapangan. Presiden kelima RI itu mengatakan, kader PDIP harus terus dekat dengan rakyat, bekerja untuk kepentingan rakyat.
“Kalau semua hadir, semua punya perasaan yang sama dan mau bekerja ke bawah di tengah masyarakat, kita pasti bisa menjadi partai perintis,” kata Megawati.
Lebih lanjut, Megawati mengingatkan anggota DPR harus mengikuti aturan partai. Megawati suka berimprovisasi di lapangan, tapi harus tetap disiplin.
“Serta disiplin teoretis, disiplin gerak dan disiplin tindakan. Ingat juga, hindari zona nyaman. Begitu kita tertidur di zona nyaman, keinginan untuk maju akan berakhir. Jadi kita harus terus belajar, dinamis dan kreatif,” kata Megawati.
Dalam kesempatan itu, Megawati berbicara tentang banyak hal yang bertujuan untuk memotivasi anggota DPR untuk melakukan yang terbaik.
Bagi Megawati, di tengah-tengah fungsi anggota Fraksi PDIP di DPR dan turun ke rakyat, juga harus memperkuat pemahaman ideologi dan geopolitik.
Sehingga dengan mengambil sikap tanggap terhadap berbagai situasi global dan nasional, kader PDIP dapat tegas dalam mempertahankan ideologi bangsa.
“Mengapa kita harus menjadi orang politik jika kita tidak mempelajari dan memahami sejarah Indonesia, teori geopolitik dan bagaimana mempraktekkannya,” kata Megawati.
Jelang Pemilu 2024, Megawati mengingatkan seluruh kader PDIP untuk saling membantu di lapangan.
“Politik itu dinamis. Oleh karena itu, kita harus selalu mengantisipasi. Kita tidak bisa diam, maju”, pungkas Megawati. (pon)





