Gadget  

BC500 dan TC500, Kamera IP Terbaru dari Synology dengan Dukungan AI

Di pasar CCTV di Indonesia, Synology baru saja mengumumkan kehadiran dua CCTV baru, Synology BC500 dan TC500. Keduanya hadir sebagai kamera IP yang cerdas dan serbaguna dengan berbagai faktor bentuk. Ya! BC500 berbentuk peluru, sedangkan TC500 berbentuk menara.

Hadir sebagai perangkat CCTV pintar, Synology BC500 dan TC500 menampilkan fitur AI canggih. Selain itu, kedua kamera IP juga mampu menghadirkan video berkualitas tinggi dan terintegrasi dengan mulus ke dalam sistem video Surveillance Station.

“BC500 dan TC500 adalah pilihan kamera IP terbaik untuk perusahaan atau organisasi. Jika diintegrasikan dengan aplikasi Synology Surveillance Station, ini akan memberikan pengalaman pengguna yang sangat mengesankan,” kata Lori Hsieh, Product Manager untuk Synology Cameras.

Synologi BC500

Lori menambahkan bahwa pengalaman pengguna sangat mengesankan, mulai dari implementasi hingga pemantauan dan pengarsipan catatan. Fungsionalitas canggihnya dirancang agar tersedia bagi pengguna dan memastikan bahwa kebutuhan keamanan terpenuhi setiap saat.

Salah satu daya tarik Synology BC500 dan TC500, kedua CCTV ini dilengkapi dengan kamera bersensor 5 MP yang mampu merekam dalam resolusi 2880 x 1620 piksel dengan kecepatan 30 fps (frame per second) dan memiliki sudut pandang horizontal. dari 110°.

Sinologi TC500

Dengan dukungan tersebut, BC500 dan TC500 mampu menghasilkan detail dan
halus pada cakupan area yang luas. Selain itu, keduanya juga memiliki tingkat ketahanan IP67 terhadap debu dan air serta jangkauan night vision hingga 30 meter.

Baca juga:  Minecraft Legends bisa menjadi favorit Game Pass Anda dan anak Anda selanjutnya

Selain itu, dengan kemampuan HDR multi-eksposur, kedua model kamera IP Synology ini sempurna untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Dengan cara ini, pengguna dapat memantau lorong, trotoar, ruang terbuka yang luas seperti gudang dan tempat parkir.

Keunggulan lainnya, Synology juga telah membekali BC500 dan TC500 dengan kemampuan AI atau yang dikenal dengan kecerdasan buatan, sehingga dapat memberikan peringatan yang akurat dan tepat waktu kepada pengguna, sehingga respon insiden menjadi lebih cepat.

Serangkaian fitur seperti Deteksi Orang dan Kendaraan, Deteksi Intrusi, dan Pencarian Instan memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengidentifikasi potensi ancaman, menyelidiki area yang diawasi dengan cepat, serta melacak dan mengambil rekaman yang relevan.

Synology juga merancang BC500 dan TC500 untuk berintegrasi mulus dengan Surveillance Station. Dengan cara ini, semua pengaturan kamera dan pengaturan jaringan dapat dikelola langsung di lingkungan NAS Synology yang dihosting.

Selain itu, kedua kamera IP Synology ini juga tidak memerlukan pembelian atau aktivasi lisensi perangkat Surveillance Station. Artinya, pengguna dapat langsung menjalankan proses penyiapan, menyederhanakan migrasi, dan menghemat biaya implementasi.

Baca juga:  Microsoft Umumkan Bing Dengan Dukungan ChatGPT AI

BC500 dan TC500 juga memanfaatkan failover penyimpanan tepi, memastikan log terus berjalan jika terjadi masalah koneksi. Pembaruan firmware yang mudah dengan jadwal yang dapat dikonfigurasi akan membantu administrator memperbarui kamera ini dengan tambalan keamanan terbaru.

Sementara itu, dukungan HTTPS dan SRTP memastikan keamanan dan privasi menggunakan streaming video dan data. Synology BC500 dan TC500 sesuai dengan NDAA dan TAA, yang berarti memenuhi standar dan persyaratan keamanan pemerintah AS.

Merujuk pada semua teknologi yang dibawanya, kedua kamera IP ini sangat cocok bagi perusahaan yang mencari solusi CCTV yang “hemat biaya”. Ya! Kedua kamera IP besutan Synology ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk sebuah sistem CCTV. Keduanya juga cocok untuk sektor publik.

Synology BC500 dan TC500 tersedia di Indonesia mulai April 2023 dan dapat dibeli sebagai bundel dengan penyimpanan Synology NAS. Harga bervariasi tergantung pada jumlah kamera, skala penyebaran dan kebutuhan kapasitas penyimpanan. Perangkat ini juga memiliki garansi perangkat keras hingga 3 tahun.

Baca juga:  Megawati Bicara Rekam Jejak Pemimpin: Pernah Duduk di Legislatif dan Menjabat Eksekutif