
MerahPutih.com – Program Pesantren Sehat yang diulang oleh dokter ternama asal kota Bogor, dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV, FAADV, kini resmi dimulai.
Hal itu ditandai dengan peluncuran program Pesantren Sehat di Pesantren Sirojul Huda, Senin (27/3).
Baca juga
Membangun tim kesehatan, Rayendra siap mencanangkan program pesantren sehat
Kedatangan rombongan Dokter Rayendra di Ponpes Sirojul Huda disambut dengan antusias oleh para santri serta pimpinan dan pengurus Ponpes Sirojul Huda.
Juru bicara dr. Rayendra, Fahruddin mengatakan, program Pesantren Sehat sengaja diluncurkan pada hari kelima Ramadhan atau malam keenam Ramadhan karena bertepatan dengan Dr. Rayendra.
“Kami mencanangkan Program Magang Islam Sehat sekaligus merayakan ulang tahun dokter bersama para mahasiswa, sekaligus meminta doa mahasiswa dan ulama Magang Islam untuk para dokter”, ujarnya di Bogor, Senin (27/3). .
Baca juga
Dokter ini disebut-sebut sebagai sosok yang akan menghidupkan Pilwalkot Bogor
Pada kesempatan tersebut, tim kesehatan yang dipimpin langsung oleh dr. Rayendra segera memindai para siswa.
“Dokter Rayendra juga langsung turun untuk melakukan tes dan memberikan konsultasi kesehatan. Termasuk edukasi kepada mahasiswa, terutama terkait kesehatan kulit,” ujarnya.
Setelah meluncurkan program Pesantren Sehat, lanjut Fahruddin, akan terus difungsikan di beberapa pesantren lainnya selama bulan Ramadan ini.
“Saya berharap bisa berlanjut setelah bulan Ramadhan. Karena ini adalah kontribusi nyata Dr. Rayendra untuk menyehatkan Bogor”, tutupnya.
mengucapkan terima kasih kepada Dokter Rayendra atas prakarsanya dalam memberikan kontribusi terhadap kondisi kesehatan para mahasiswa. Menurutnya, masalah kesehatan kulit di pesantren terkadang menjadi isu di kalangan santri.
Adanya gerakan Pesantren Sehat ala Dokter Rayendra, kata dia, tentu akan banyak membantu pesantren dalam memberikan pelayanan dan pemahaman kesehatan kepada santri.
“Tentunya kami mengapresiasi program ini. Kami berharap menjadi amal baik bagi dr Rayendra dan tenaga medis yang terlibat,” ujarnya. (Lb)
Baca juga
Gandeng Dokter Rayendra, BKKBN Mengaktifkan Program Penanggulangan Stunting di Kota Bogor





