KabarOto.com – Air Conditioning (AC) sangat penting dalam sebuah mobil. Fungsinya untuk mendinginkan kabin, agar pengemudi dan penumpang merasa nyaman.
Terkadang AC juga bermasalah, salah satunya kurang dingin. Jadi apa penyebabnya? Sapto Saputro, dari Rio Ac yang berada di pusat Ondrdil Pondok Cabe memaparkan sederet permasalahan yang harus dianalisis.
Baca juga: Bisa Nyalakan AC Saat Mobil Berhenti?
Kondensor yang kotor bisa menyebabkan AC hanya mengeluarkan angin karena tersumbat. Untuk itu disarankan untuk membersihkan kondensor agar tidak terjadi penyumbatan.
Kompresor AC yang rusak bisa menjadi penyebab AC tidak dingin. Untuk mengetahui jika komponen ini rusak, tampilannya diberi warna hitam. Jika tanda ini muncul, receiver drier atau expansion valve tersumbat kotoran.
Extra dead fan juga dapat mempengaruhi kinerja AC menjadi menurun, karena adanya proses pengembunan. Jika kipas ekstra tidak berputar, tidak akan ada penurunan suhu. Akhirnya kabin menjadi panas.
Evaporator tersumbat debu sehingga harus selalu dijaga kebersihannya, bagian yang tersumbat pada bagian ini menghambat aliran udara dari blower. Sirkulasi AC terganggu.
Tali kipas yang putus juga menyebabkan AC tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena tugasnya adalah menyalurkan putaran mesin ke kompresor. Jika rusak atau rusak, maka kompresor tidak akan bekerja secara maksimal. Dengan demikian, fluks freon tidak dapat bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, AC mobil tidak dingin.
Baca Juga : Cara Mudah Merawat AC Mobil Agar Tetap Dingin
Freon juga menyebabkan AC mobil tidak dingin. Untuk memastikannya, Anda bisa mengecek kondisi freon di bengkel terdekat. Jika sudah habis, bisa diisi ulang atau ditambah.





