Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto paling aktif berkampanye di media sosial jelang Pilpres 2024. Menurut survei The Strategic Research and Consulting (TSRC), Menhan menghabiskan Rp. 1,4 miliar belanja iklan dalam tiga bulan terakhir dari Desember hingga Februari 2023.
Survei tersebut mencatat bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah kandidat dengan kinerja terbaik dalam belanja iklan di Facebook selama tiga bulan terakhir.
Kemudian, disusul Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto yang menghabiskan anggaran hingga Rp 647 juta, politikus PDIP Puan Maharani mengeluarkan anggaran kampanye Rp 223 juta.
Juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sekitar Rp 147 juta. Kemudian datang calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan, dengan anggaran iklan diperkirakan Rp 2,5 juta.
Direktur Eksekutif TSRC Yayan Hidayat menyatakan bahwa selama 90 hari terakhir sejak Desember 2022 hingga Februari 2023, staf TSRC mengumpulkan data belanja iklan berbagai capres yang bersumber dari Facebook Ad Library.
Perpustakaan Iklan Facebook adalah fitur yang memungkinkan publik untuk melihat semua iklan yang dipublikasikan di Facebook, Instagram, Facebook Messenger, dan Audience Network.
Data dasar ini digunakan untuk menjaring data perkiraan jumlah belanja iklan yang dibayarkan oleh berbagai calon presiden selama 90 hari terakhir.
Tim TSRC juga memotret area tempat penyebaran iklan oleh kelima kandidat. Wilayah distribusi terbesar berada di Jawa Barat dengan total 31%, diikuti Jawa Tengah 24%, Jawa Timur 23% dan Sumatera Utara 12%.
“Akhirnya diambil alih wilayah Jakarta yang hanya menyumbang 10% dari total distribusi iklan,” ujarnya.
TSRC memperkirakan pangsa belanja iklan calon presiden (bacapres) di media sosial seperti Facebook/Meta, Youtube, atau TikTok akan terus meningkat.
“Hal ini karena jumlah pengguna media sosial di Indonesia sangat besar,” ujarnya.
Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 191 juta orang pada Januari 2022.





