Tahun Ini, Pemkab Pangandaran Targetkan 70 persen Warganya Divaksin
Pangandaran – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan capaian vaksinasi remaja di Pangandaran merupakan tertinggi di Jawa Barat. Salah satu strategi yang digunakan Pemkab Pangandaran untuk menyasar kalangan remaja adalah dengan melaksanakan vaksinasi di sekolah.
“Kalau vaksinasi untuk remaja, Pangandaran tertinggi di Jawa Barat. Sudah menyentuh angka 40 persen,” kata Jeje, usai menghadiri gebyar vaksinasi di SMK Negeri 1 Pangandaran, Sabtu (28/8/2021).
Pencapaian itu merupakan buah dari pembukaan pembelajaran tatap muka yang mewajibkan semua siswa menjalani vaksinasi.
Selain itu sejumlah komunitas anak muda seperti mojang jajaka, duta baca, generasi berencana (Genre) ikut proaktif menggelar vaksinasi dengan sasaran remaja di Pangandaran.
“Anak-anak muda kita bagus, mereka proaktif membuat banyak acara vaksinasi,” kata Jeje.
Sementara untuk capaian vaksinasi secara keseluruhan, realisasinya baru berada diangka 30,8 persen untuk dosis satu dari total sasaran sekitar 344 ribu orang.
“Kalau secara keseluruhan baru 30 persen lebih. Lumayanlah ada peningkatan. Sekarang kecepatan vaksinasi kita sekitar 3 ribu sampai 4 ribu orang per hari,” kata Jeje.
Pemkab Pangandaran menargetkan di akhir tahun ini 70 persen sasaran warga Pangandaran bisa selesai mendapatkan vaksinasi minimal dosis 1.
“Memang ada vaksin yang rentang waktu tunggu dosis 1 dan dosis 2, selama 3 bulan, tapi tak masalah. Yang penting semua dapat vaksin dulu, minimal dosis 1,” kata Jeje.
Sepanjang pasokan vaksin tak tersendat Bupati Jeje optimistis target 70 persen di akhir tahun itu bisa tercapai.
Sementara itu kegiatan vaksinasi di SMK 1 Pangandaran sendiri cukup mendapat antusiasme yang tinggi dari pelajar. Kegiatan ini memompa kembali percepatan vaksinasi remaja di Pangandaran.
Lebih dari 500 orang turut mendaftar dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Selain siswa ada puluhan masyarakat sekitar sekolah yang ikut mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi.***


