SEPUTARPANGANDARAN.COM, JAKARTA – Jas hujan model ponco adalah jenis jas hujan yang tersebut miliki desain longgar dan juga lebar seperti jubah. Ternyata, jas hujan seperti ini tiada direkomendasikan akibat berbahaya. Kok bisa?

Jas hujan model ponco diminati oleh sebab itu kepraktisannya. Ponco bukan memerlukan ritsleting atau kancing, sehingga mudah dipakai juga dilepas ketika hujan turun.

Ini sebab jas hujan yang dimaksud tidaklah miliki lengan lalu belaka menutupi bagian menghadapi tubuh, dari bahu hingga lutut atau pergelangan kaki.

Jas hujan ponco biasanya terbuat dari substansi plastik tipis atau karet serta mudah dilipat sehingga mudah dibawa. Alasan lainnya, jas hujan ponco biasanya lebih lanjut tidak mahal dibandingkan jas hujan model lainnya.

Namun, jas hujan ponco tidak ada direkomendasikan dipakai di tempat jalan raya dikarenakan beberapa sebab. Berikut 5 alasan mengapa jas hujan model ponco berbahaya:

1. Risiko Tersangkut di area Kendaraan

Jas hujan model ponco lebar lalu mudah tersangkut pada roda, rantai, atau gear motor. Hal ini dapat membahayakan pengendara serta penumpang.

2. Mengganggu Keseimbangan

Saat terkena angin kencang, jas hujan ponco bisa saja mengembang lalu mengganggu keseimbangan pengendara, teristimewa ketika berbelok atau melaju kencang.

3. Membatasi Pergerakan

Bentuk ponco yang tersebut longgar serta lebar membatasi pergerakan tangan kemudian kaki, sehingga menyulitkan pengendara ketika bermanuver atau mengerem.

4. Kurang Melindungi

Jas hujan ponco tiada menutupi seluruh tubuh dengan sempurna, sehingga bagian kaki kemudian celana pengendara dapat tetap memperlihatkan basah.

5. Bahan Kurang Tahan Air

Tidak semua, tapi beberapa jenis jas hujan ponco umumnya terbuat dari plastik tipis yang mana mudah robek kemudian tidak ada tahan air di waktu lama.

Lantas bagaimana contoh jas hujan yang aman? Berikut rekomendasinya:

1. Model Setelan: Pilih jas hujan model atasan kemudian celana yang digunakan terpisah. Model ini lebih lanjut aman serta tak mudah tersangkut pada kendaraan.

2. Bahan Tahan Air: Pilih jas hujan dengan unsur yang digunakan tahan air kemudian tahan lama, seperti PVC, karet, atau nylon.

3. Ukuran Pas: Pilih jas hujan dengan ukuran yang mana pas dengan tubuh Anda. Jas hujan yang digunakan terlalu besar atau kecil dapat membahayakan pengendara.

4. Fitur Keselamatan: Pilih jas hujan dengan ciri keselamatan seperti reflektor untuk meningkatkan visibilitas pada di malam hari hari.

5. Kondisi Baik: Pastikan jas hujan pada kondisi baik lalu tak ada kecacatan sebelumdigunakan.

Sumber Sindonews