Gempa M 5,1 Samudera Hindia Selatan Jatim, Terasa hingga Jember-Malang

Gempa M 5,1 Samudera Hindia Selatan Jatim, Terasa hingga Jember-Malang

 berkekuatan Magnitudo (M) 5,1 terjadi pada dalam Samudera Hindia selatan Jawa Timur, Minggu (1/10) pagi. Getaran terasa hingga Jember lalu Malang.

Kepala Pusat Gempabumi juga Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, kemudian Geofisika (BMKG), Daryono menyampaikan gempa merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas pada Zona Outte-Rise.

Menurutnya, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,63 lintang selatan kemudian 113,09 bujur timur, atau tepatnya berlokasi dalam laut pada jarak 277 km arah barat daya Jember, Jawa Timur pada kedalaman 10 km.

“Dengan memerhatikan lokasi episenter serta kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang digunakan terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas pada Zona Outte-Rise,” paparnya.

Ia menambahkan gempa yang digunakan digunakan terjadi pada pukul 07.18.41 WIB itu menunjukkan bahwa gempa bumi miliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

‘Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidaklah ada berpotensi tsunami,” katanya.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang mana digunakan ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  BMKG: Potensi Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 28 Februari 2023

Ia menambahkan hingga pukul 07.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)

Ia mengimbau kepada masyarakat agar menghindari dari bangunan yang digunakan dimaksud retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa juga pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun bukan ada kerusakan akibat getaran gempa yang dimaksud digunakan membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar rakyat tetap tenang kemudian tiada ada terpengaruh oleh isu yang digunakan mana tiada dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sumber: CNN Indonesia