Wisatawan Mulai Berdatangan ke Pantai Pangandaran

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ditengah larangan mudik dari pemerintah pusat, Objek Wisata Pantai Pangandaran tetap dibuka dan wisatawan mulai berdatangan.

Dari pantauan SEPUTARPANGANDARAN.COM, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan, melakukan pemeriksaan Rapid Test secara acak (random) kepada wisatawan yang tidak membawa surat bebas Covid-19, di pintu masuk Pantai Barat Pangandaran, Jumat (14/5/2021).

Wisatawan pun mulai ramai memadati area pantai dengan berbagai aktivitas, baik jalan-jalan menggunakan sepeda dan mobil gowes atau sekedar mermain pasir serta berenang di pantai.

Para wisatawan pun diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, selama beraktivitas wisata.

Kepala Dinas Kesehatan Yani Ahmad Marzuki mengatakan, dari pantauan di pintu tol gate pantai barat Pangandaran, pengunjung yang masuk tidak terlalu padat.

“Kita memberlakukan protokol kesehatan dengan mengambil sample random rapid test antigen. Dari pertama dilakukan pada beberapa pengunjung, hasilnya negatif,” ungkapnya.

Menurutnya kegiatan ini sudah berkordinasi dengan Bupati Pangandaran, Kapolres dan Dandim Ciamis.

“Pelaksanaan rapid test antigen rendom akan dilaksanakan hingga 24 Mei 2021,” kata Yani.

Baca juga:  Saatnya Manchester City Memimpin Liga Inggris?

Lebih jauh Yani menjelaskan, larangan Mudik berlaku dari 16-17 Mei 2021. “Maka perlu di antisipasi sejak larangan mudik dicabut, yaitu dari 18 Mei, karena dikhawatirkan akan terjadi lonjakan pengunjung ke obyek wisata pantai Pangandaran,” terangnya.

Saat ini, kata Yani, persediaan alat rapid test antigen sebanyak 30.000 jadi bisa mencukupi kebutuhan.

Sementara itu pengunjung asal Ciamis Vira Safitri (22) menyampaikan dirinya sangat mendukung dengan diadakannya rapid test antigen di pintu utama obyek wisata pantai barat Pangandaran.

Menurutnya, sangat penting bagi pengunjung dalam melakukan protokol kesehatan.

Untuk rapid test, tambahnya, disediakan oleh Pemerintah Daerah Pangandaran dan pihak petugas juga tidak memaksa.

“Pokoknya berwisata ke Pangandaran insya Allah sehat. Apalagi rapid test nya gratis,”tambahnya.***